Google Algoritma Maret 2019 Broad Core Update!! Apa yang Bisa Dilakukan?

Google Algoritma Maret 2019 Core Update!! Apa yang Bisa Dilakukan?

Google Algoritma Maret 2019 Broad Core Update!! Apa yang Bisa Dilakukan?

Jawarakonten.com || Bagaimana kabar website anda setelah Google mengumumpkan update algoritma inti atau dalam tweetnya disebutkan sebagai broad core algorithm update? Beberapa orang menyeb ut ini dengan Google update Florida 2, dan faktanya memang banyak perubahan serp setelah pembaruan algoritma terbaru pada bulan maret 2019 ini.

Untuk mengetahui seberapa besar dampak dari update algoritma Google 2019 ini, berikut kami hadrikan ulasan yang kami kutipn dari searchengginejurnal.com.

 

Pertanyaan Terkait Broad Core Algorithm Update Maret 2019

Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa Google melakukan pembaharuan terhadap algoritma-nya, hal ini dikonfirmasi oleh Danny Sullivan. Danny mengemukakan bahwa pembaharuan ini adalah sebuah broad core update.

 

1. Seberapa besar pembaruan Google ini?

Update terbaru ini sangatlah penting, menurut Danny Sullivan update ini juga merupakan salah satu update Google yang paling besar.

Baca JugaPertanyaan Umum Tentang Algoritma Google RankBrain

Selama ini update yag dilakukan Google berhubungan dengan bagaimana penentuan urutan (ranking) pada mesin pencari. Update algoritma Google kali ini berhubungan dengan sesuatu yang disebut Neural Matching.

 

2. Apa tujuan dari pembaruan Broad Core ini?

Pembaruan broad core yang merupakan algoritma google terbaru sendiri dapat diartikan sebagai keadaan di mana Google tidak menargetkan niche atau signal (tanda tertentu).

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa beredar issue bahwa beberapa industri SEO berteori bahwa Google menjadikan industri-industri tertentu sebagai“target”. Hal ini kemudian ditepis oleh perwakilan Google, John Mueller, yang mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak benar..

Google menyatakan bahwa pembaruan broad core ini tidak menarget website-website dengan niche tertentu, ataupun kualitas. Google kemudian menekankan bahwa dalam pembaruan broad core ini, tidak ada hal yang perlu “diperbaiki”.

Dengan hal itu bisa kita tarik kesimpulan bahwa hal pertama yang harus dilakukan  untuk memahami pembaruan terbaru Google ini adalah dengan menyingkirkan pola pikir bahwa “Google menarget halaman berkualitas rendah maupun niche“. Kemudian beralih pada faktor-faktor yang relevan.

 

3. Bagaimana Respon Terhadap Pembaruan Broad Core?

Danny Sullivan mengungkapkan bahwa ia telah melakukan analisis terhadap website-website yang terpengaruh oleh update ini.

Salah satu isu utama yang ditemukan adalah perubahan dalam bagaimana Google menginterpretasikan input pencarian (search query). Hal ini tentu saja akan akan mempengaruhi ranking sebuah halaman. Setelah kami cocokan dengan dengan hasil serp lokal, memang ungkapan tersebut ada benarnya.

Beberapa website terkait keyword  “jasa penulis artikel” banyak sekali perubahan, salah satunya web besar yang selama ini menjadi market leader.

Sulit untuk menyimpulkan apa yang dilakukan Google terkait hal ini, semua masih terlalu dini untuk dapat menyimpulkan terkait update algoritma boarc core 2019 ini. Namun satu yang kami garis bawahi bahwa web besar yang sudah lama hadir juga mendapatkan pengaruh oleh algoritma ini.

Banyak faktor lain yang juga dapat mempengaruhi ranking dari sebuah halaman web. Salah satu yang masih menjadi faktor penting adalah tautan (links), namun bagi kami tetap seperti beberapa waktu lalu, konten tetap memegang pernanan penting.

 

4. Apa itu Pembaruan Broad Core?

Secara garis besar pembaruan broad core adalah peningkatan dari keseluruhan algoritma Google yang memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pencarian ‘query’ dan halaman-halaman website.

Baca JugaGoogle RankBrain & Pengaruhnya Terhadap Masa Depan SEO Modern

Peningkatan-peningkatan kualitas ini tujuannya adalah untuk membantu Google untuk memberikan jawaban pencarian yang dapat memuaskan pencari (user). Perlu selalu diingat bahwa tujuan utama Google adalah memuaskan pengguna mesin pencarinya.

Pembaruan broad core sebelumnya memperkenalkan Neural Matching (Neural Matching algorithm). Neural Matching inilah yang disebut-sebut tidak menargetkan apapun. Sederhananya itu hanya sebuah alat untuk meningkat relevansi mesin pencarian. Baca Pembahasan kami tentang “Apa Itu Neural Matching dan Bagaiman Konsep itu Bekerja?

Pada Maret 2019 Google melakukan pembaruan terhadap algoritmanya, Brett Tabke menamai pembaruan ini sebagai Google Update Florida 2.

 

5. Kenapa pembaruan ini disebut Florida 2?

Sebelumnya Google pernah melakukan pembaruan yang dinamakan Florida Update pada awal tahun 2000-an. Penamaan ini diambil dari konferensi Pubcon Florida SEO yang berlangsung pada saat yang berdekatan.

Kabar-kabar terkait pembaruan ini juga secara tidak sengaja mulai terdengar saat pelaksanaan Pubcon Florida SEO 2019. Brett Tabke, yang merupakan founder dari Pubcon dan WebmasterWorld kemudian menamai update ini dengan Google Florida Update 2.

Google sendiri telah mengkorfirmasi bahwa pembaruan ini resmi dinamani pembaruan ini sebagai the March 2019 Core Update (Pembaruan Inti Maret 2019).

 

6. Apa Maksud tidak ada yang Bisa “diperbaiki”?

Danny Sullivan sebelumnya menyatakan bahwa tidak ada yang perlu diperbaiki terkait pembaruan ini, beberapa orang kebingungan terkait update algoritma ini.

Apa maksudnya?

Dalam tweetnya Danny mengemukakan bahwa tidak ada perbaikan yang bisa dilakukan untuk memperbaiki halaman yang memiliki performa kurang baik, selain membangun konten-konten yang bagus.

Hal ini memerlukan waktu, namun konten yang berkualitas akan meningkatkan performa lebih baik dari sebuah website.

Lihat apa yang kami bold diatas, selain baklink, konten tetap menjadi element terbaik dalam melakukan optimasi seo. Selain itu kami juga menyimpulkan bahwa penggunaan keyword dan density harus ideal, karena beberapa website, termasuk yang kami jadikan sample diatas memiliki keyword yang monoton dalam jumlah banyak.

Ya, ada banyak hal yang berpengaruh dalam proses penurunan ranking sebuah halaman dalam mesin pencari dan bukanlah hal yang mudah untuk menganalisisnya.

Baca JugaTips Menulis Artikel SEO friendly untuk Halaman 1 Google

Namun melalui situs searchenginejournal.com, Roger Montti mengungkapkan bahwa relevansi konten dan tautan adalah hal paling krusial pada penentuan mesin pencari Google.

Memiliki pandangan lain terkait dengan pembaruan algoritma Google terbaru pada bulan maret 2019 ini? silahkan sampaikan pada kolom dibawah.

Share this post

Comments (6)

  • sinichinet Reply

    update algoritma google kali ini berdampak sangat besar thdp blog saya. sebenarnya saya jarang update, bisa dibilang vakum ngeblog selama bbrp bulan, namun update algoritma google kali ini membuat visitor blog saya meningkat 2x lipat dr sebelumnya. niche blog saya gado2 alias campuran.

    well, sepertinya saya hrs berterima kasih kepada team google atas update kali ini 🙂

    Maret 20, 2019 at 2:30 pm
    • Jawarakonten Reply

      selamat gan, intinya konten berkualitas jauh lebih baik dari pada sering update tapi konten alakadarnya

      Maret 21, 2019 at 7:07 am
  • Czign Reply

    Jadi, kita cukup membariki kualitas konten. Seperti itu intinya untuk beradaptasi ya mas

    Maret 20, 2019 at 2:59 pm
    • Jawarakonten Reply

      sepertinya memang seperti itu mas, apalagi jika neural matching bener2 diterpakan, siapa saja bisa kok halaman satu asal kontennya relevan dengan yang dicari pengguna

      Maret 21, 2019 at 7:08 am
  • Mamik Hidayat Reply

    maaf apakah ada standarisasi dari kualitas sebuah konten,karena bagi saya yang pemula tentu untuk membuat konten dengan cara menyadur artikel dari beberapa sumber dan ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri. apakah konten hasil tulis begini bisa menjadi konten yang berkualitas? terima kasih

    Maret 22, 2019 at 5:58 am
    • Jawarakonten Reply

      Terkiat standart dalam artikel website yang paling penting adalah lolos plagiarsm dan memiliki pembahasan yang unik. Akan jauh lebih bagus kalau konten yag dibuat beda dengan konten yang sudah ada di internet.

      Menyadur artikel diperkenankan selama kita juga menyantumkan sumber dari artikel disadur. Kalau menurut kami seperti itu sih gan

      Maret 22, 2019 at 11:04 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI UNTUK MENDAPATKAN PENAWARAN MENARIK LAINNYA


WhatsApp chat Gratis Konsultasi Konten :)