Google RankBrain & Pengaruhnya Terhadap Masa Depan SEO Modern

google rankbrain dan seo modern

Google RankBrain & Pengaruhnya Terhadap Masa Depan SEO Modern

Jawarakonten.com || Google RankBrain adalah bagian dari proyek Google yang diberi nama Google Hummingbird Algorithm. Pada tahun 2015, RankBrain mulai diberlakukan pada 15% proses pencarian, dan memasuki tahun 2016 telah digunakan secara keseluruhan.

Itu artinya, ditahun 2019 ini Google RankBraind sudah sepenuhnya digunakan pada mesin pencarian Google.

Hadirnya Google RankBrain menimbulkan reaksi yang berbeda-beda. Ada yang suka dengan algorima ini dan juga yang dibuat pusing karena metode yang selama ini mereka jalankan tidak lagi bisa menggerakan jarum di serp.

Namun tidak dengan kami, Google RankBrain adalah hal yang cukup menyenangkan karena menurut kami aturan mengenai optimasi SEO tidak terlalu kaku seperti dahulu yang hanya berpatokan sama backlink dan keyword saja.

Intinya Rankbrain method yang dijalankan Google adalah upaya untuk memberikan hasil maksimal kepada para pengguna mesin pencari. Hanya konten yang paling relevan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna yang akan dimunculkan pada hasil serp.

Itu artinya, tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk memanupulasi hasil mesin pencari, yang bisa kita lakukan hanyalah memberikan informasi yang paling dibutuhkan oleh pengguna.

 

Apa Itu Google RankBrain?

RankBrain adalah salah satu komponen utama algoritma yang digunakan oleh Google dalam pengembangan mesin pencarinya.

Komponen atau Rankbrain method ini memiliki kemampuan dimana mesin dapat melakukan machine-learning berdasarkan input-input yang dimasukkan, yang pada akhirnya dapat memberikan hasil percarian search engine (mesin pencari) yang paling akurat.

Baca Juga : Cara Membuat Website Gratis dan Mudah untuk UMKM

Dari penjelasan ini, sudahkah Anda bisa menyimpulkan garis besar pada SEO modern?

Sebelumnya, sistem algoritma yang digunakan mesin pencari Google hanya terbatas pada input (query atau kata kunci) yang diberikan pengguna. Setelah kemunculan RankBrain, input yang dimasukkan akan melalui sebuah proses yang disebut interpretation model.

Pada tahap tersebut faktor-faktor penentu yang lain seperti lokasi pengguna dan personalisasi data akan digunakan untuk menentukan true intent (tujuan utama) dari si pencari. Hal ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih relevan dibanding dengan penggunaan algoritma sebelumnya.

Pengembangan RankBrain sendiri dilakukan secara terpisah dari pengembangan dan pembaharuan lain yang diberikan oleh Google.

Selama proses “pembelajaran” Google RankBrain untuk menggunakan algoritmanya, Google “memberinya makan” menggunakan data dari berbagai sumber.

Data yang dimasukkan kemudian dijalankan menggunakan algoritma yang telah dirancang, kemudian dikalkulasi dan dan diproses melalui machine-learning untuk mencocokkan berbagai signal yang diberikan.

Setelah itu, hasil dari kalkulasi dan pencocokan inilah yang menentukan urutan hasil pencarian yang muncul pada mesin pencari.

 

Memahami Cara Kerja Google RankBrain

Jika ingin memahami RankBrain secara konseptual, salah satu cara yang dapat mempermudahnya adalah menempatkan diri Anda di posisi Google.

google RankBrain

Situs Moz.com memberikan contoh dimana ketika seseorang memasukkan “Lokasi Olimpiade” ke dalam mesin pencari, terdapat beberapa kemungkinan hasil yang akan muncul.

Dalam hal ini, tidak diperjelas apakah yang ingin di cari oleh pengguna Google adalah Olimpiade Musim Panas atau Olimpiade Musim Dingin. Apakah si pencari berada di lokasi Olimpiade atau hanya ingin mencari tahu dari belahan dunia lain.

Tidak diketahui pula apakah yang ingin dicari adalah Olimpiade baru-baru ini, Olimpiade yang akan berlangsing beberapa tahun mendatang, atau data historikal Olimpiade-Olimpiade terdahulu, atau bahkan lokasi pelaksanaan Olimpiade pertama.

Melihat ketidak jelasan input kata kunci diatas, tentunya Google akan melihat bahwa algoritma sederhana tidak akan selalu memberikan jawaban yang relevan.

Algoritma yang dulu dijalankan dianggap tidak cukup karena hanya dapat menentukan hasil dengan melihat kualitas konten atau jumlah link yang didapat konten tersebut.

Kapasitas dari RankBrain kemudian menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Hanya dengan kemampuan untuk mengkalkulasi hasil berdasarkan hasil pengamatan dan proses belajar yang dilakukan  oleh Rank Brain, Google bisa menentukan hasil yang diinginkan oleh pengguna dengan kata kunci yang tidak jelas tadi.

Contohnya kebanyakan pencari yang menginput “lokasi Olimpiade” terbukti memiliki intensi untuk mencari tahu mengenai Olimpiade terdekat yang akan berlangsung.

Hal tersebut membuat sepr akan dipenuhi dengan lokasi olimpiade yang akan datang sebagai sebuah jawaban dari yang dibutuhkan oleh pengguna.

Dari sample ini bisa kita tarik kesimpulan bahwa hasil dari mechine learning yang dilakukan oleh Google RankBrain selama ini terkait dengan kata kunci “Lokasi Olimpiade” menitik beratkan pada lokasi pengguna dan waktu olimpiade yang akan datang.

Baca Juga : Jasa Content Marketing Terpercaya di Indonesia 

Bukankah pendekatan yang dilakukan ini terbukti bisa memberikan hasil yang lebih akurat? Masih berniat untuk memanipulasi mesin pencari?

Menurut kami itu sama saja dengan buang-buang waktu dan energi, mau tidak mau kita harus mengikuti apa yang ada di SEO modern ini.

Selain menentukan intensi, lokasi pencari juga dapat mempengaruhi hasil serp. Misalnya seseorang sedang berada di kota pelaksanaan Olimpiade mencari “lokasi Olimpiade” di Google, Google dapat memasukkan peta dan pentunjuk jalan untuk menuju arena pertandingan.

Hal ini menunjukkan bahwa signal berupa lokasi dan “kesegaran” konten perlu dipertimbangkan untuk menentukan intensi dari pencarian yang dilakukan.

Keberhasilan dalam menentukan intensi pencarian akan meningkatkan kepuasan dari pengguna search engine itu sendiri.

Kesimpulan yang kedua, jika pengguna mengetikan kata kunci yang kurang spesifik, maka Google akan memberikan beberapa hasil dengan topik yang berbeda-beda seperti informasi mengenai olimpiade, sampai dengan peta terkait lokasi olimpiade tersebut.

RankBrain masih akan terus dikembangkan. Melalui metode machine-learning Google mengharapkan interpretasi yang mendekati kesempurnaan dalam menentukan keinginan dari pencari.

Hal menarik kemudian terjadi ketika percobaan pencarian “lokasi Olimpiade” dilakukan pada tahun 2017 di Amerika Serikat.

Hasil pencarian menunjukkan bahwa informasi paling atas didalam mesin pencari memuat tentang Olimpiade Rio 2016.

Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan apakah memang mayoritas pencari benar-benar masih mencari informasi tersebut, atau ini salah satu bukti bahwa pengembangan RankBrain masih belum sempurna.

Sampai disini, apa yang kita simpulkan tentang lokasi pengguna dan waktu olimpiade yang akan datang sudah terpatahkan.

Bagaimana itu bisa terjadi? Mungkin saja karena RankBrain memiliki standart dan signal sendiri-sendiri dari setiap kata kunci yang di cari oleh pengguna. Kami mengatakan mungkin karena semua ini hanya analisa, hanya Google sendiri lah yang tahu dengan pasti bagaimana RankBrain bekerja.

RankBrain dan alur logaritma yang dijalankannya sendiri masih menimbulkan beberapa pertanyaan, namun ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menilai kinerja RankBrain. Misalnya dengan melihat frekuensi relevansi kata kunci apakah sudah sesuai dengan keinginan Anda atau belum.

 

Apakah RankBrain Mengubah Konsep SEO Modern?

Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah tergantung dari seberapa canggih dan modern kemampuan SEO Anda. Keberadaan RankBrain diperkirakan dapat mempengaruhi teori dan praktek SEO secara berbeda-beda.

Bill Slawski, seorang patent expert, mengemukakan sebuah ilustrasi mengenai bagaimana RankBrain dapat berperan dalam search engine.

Contohnya, bagi seorang penunggang kuda istilah “horse” (kuda) mengacu pada hewan berkaki empat yang dapat ditunggangi.

Dilain pihak, bagi seorang tukang kayu istilah yang sama juga berkaki empat tetapi merupakan peralatan furnitur.

Istilah yang sama bagi seorang pesenam justu merujuk pada sebuah rintangan untuk dilompati. Hal ini menunjukkan pentingnya mengetahui intensi sesungguhnya dari pencari informasi.

Situs Moz.com juga memuat beberapa konsep dasar dari penerapan RankBrain yang perlu diketahui oleh pengguna SEO modern dari berbagai level. Konsep-konsep tersebut meliputi:

 

Singnal yang berbeda berlaku untuk query (pencarian) yang berbeda.

Sebelum adanya RankBrain terdapat beberap signal yang menjadi acuan dalam urutan hasil pencarian, seperti link diversity, kedalaman konten, kecocokan keyword, dan lain sebagainya.

Setelah penerapan RankBrain, kunci dari hasil pencarian akan berfokus pada kebutuhan si pencari.

Dalam hal ini SEO harus melihat pada signal-signal yang digunakan dalam pencarian yang berbeda. Misalnya untuk melihat kejadian-kejadian terkini, kebaharuan konten akan menjadi faktor penting. Sebaliknya jika yang dicari adalah ifromasi seperti sejarah misalnya, kedalaman isi konten akan menjadi penentu yang lebih penting.

 

Signal yang sesuai reputasi website

SEO bertujuan untuk membangun kepercayaan dari search engine maupun pengguna melalui sebuah pengalaman berselancar dalam sebuah website. Pengalaman yang dimaksud adalah dalam bentuk reputasi yang dimiliki oleh sebuah website.

Kenali apakah brand website yang kita miliki lebih membutuhkan kesegaran informasi, kedalaman topik bahasan, tingkat user engagement, link yang didapat, atau signal-signal lainnya.

Google RankBrain memungkinkan percarian yang secara spesifik berbeda untuk setiap kebutuhan. Oleh karena itu jenis konten-konten yang dimuat haruslah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

 

Hindari konsep one-keyword-one-page

Pembuatan konten dengan berbagai keyword yang mirip juga dianggap kurang penting. Misalnya pembuatan konten dengan keyword “sendok”, “sendok dapur”, “sendok makan” kemungkinan juga akan kurang efektif.

SEO modern akan menggabungkan semua frasa tersebut (beserta link-link yang berhubungan) kedalam sebuah konten yang baik dan relevan. Konten yang natural dan menyentuh kebutuhan informasi manusia akan menjadi kunci keberhasilan SEO.

Baca Juga : Cara Menulis Artikel SEO friendly untuk Optimasi Website

Google RankBarin memang memberikan dampak yang cukup besar terhadap teknik SEO yang kita jalankan, dalam hal ini kami menyebutnya dengan SEO modern.

Inti dari RankBrain algorithm sendiri menurut kami adalah sebuah upaya untuk memberikan hasil yang paling akurat kepada pengguna.

SEO modern menurut kami sudah tidak sekaku yang dulu, lebih fleksible dan tidak terlalu menitik beratkan pada backlink, jumlah postingan, seberapa lama website itu hadir, berapa banyak keyword denisty, dan lain sebagainya.

jasa seo murah bergaransi halaman 1 google

Asalkan sebuah website bisa memberikan konten dan iformasi berbobot yang dibutuhkan oleh pengguna, website tersebut akan ditaruh pada posisi teratas mesin pencari.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI UNTUK MENDAPATKAN PENAWARAN MENARIK LAINNYA


WhatsApp chat Live Chat untuk Pelanggan