Jawarakonten Penyedia layanan dan produk terkait digital marketing, utamanya pasa jasa penulisan artikel untuk strategi content marketing.

Jenis VPS (Virtual Private Server) di Masa Sekarang dan Fungsi

2 min read

Jenis VPS

Bagi Anda yang aktif mengelola blog atau website, maka seiring berjalannya waktu jumlah pengunjung atau visitor akan terus bertambah. Semakin banyak pengunjung yang masuk ternyata perlu melakukan upgrade terhadap server yang awalnya menggunakan share hosting kini harus ke server dengan kapasitas yang lebih besar. Misalnya saja meningkatkan bandwidth, sebab jika kapasitasnya sudah penuh maka pengunjung akan kecewa karena website tidak bisa diakses.

Untuk membantu memaksimalkan bandwidth, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan VPS atau Virtual Private Server. Ini akan menjadi lebih mudah karena sekarang ini sudah banyak jenis VPS yang bisa dipilih. Nah pada kesempatan kali ini kami akan mencoba untuk membahas jenis jenis vps di masa sekarang.

 

Pengertian VPS (Virtual Private Server)

Sebelum membahas lebih jauh mengenai jenis VPS alangkah baiknya mengenal dulu pengertian dari server ini. Secara umum VPS atau virtual private server didefinisikan sebagai salah satu server memungkinkan untuk diinstal sendiri kemudian difungsikan sebagai dedicated server.

Sedangkan dedicated server sendiri merupakan layanan sewa server secara utuh yang digunakan sendiri tanpa harus berbagi dengan user lain. Sehingga kapasitas total dari server tersebut dinikmati atau digunakan oleh satu pihak saja, sehingga lebih lapang dan leluasa.

Hanya saja untuk menggunakan dedicated server biasanya harus mengeluarkan dana lebih. Jika ingin hemat namun tidak kehilangan fungsinya sebagai penyedia server yang utuh, maka bisa mengandalkan VPS tadi. Banyak penyedia VPN Murah di Indonesia, silahkan sesuaikan dengan kebutuhan anda.

 

Jenis jenis VPS dan Fungsinya

VPS yang saat ini sering digunakan oleh para pengelola website ataupun blog ternyata tidak hanya ada satu jenis. Ada beberapa, dan adapun jenis yang dimaksudkan antara lain:

1. OpenVZ

Mungkin ada orang yang pernah bertanya kepada anda tentang ‘apa jenis vps menggunakan sistem operasi yang bekerja pada shared kernel?’ Jawabannya adalah OpenVZ. Jenis yang pertama adalah OpenVZ yang bekerja di shared kernel, jenis satu ini sering digunakan untuk website menengah ke bawah. Meskipun ada kalanya beberapa website terkenal juga menggunakannya, hanya saja masih terbilang jarang.

VPS jenis ini juga paling sering ditawarkan untuk pemilik website yang menggunakan resource rendah. Meskipun begitu, biasanya para penyedia server menjualnya dengan harga tinggi. Sebelum Anda membelinya, cek dulu sistem operasi yang komputer Anda gunakan. Sebab OpenVZ tidak kompatibel dengan Windows melainkan lebih ke Linux.

2. KVM

KVM atau kernel based virtual machine merupakan virtualisasi dari VPS dalam kernel yang membuatnya bisa digunakan dengan hardware. Berbeda dengan OpenVZ yang hanya bisa digunakan atau dikelola dengan sistem operasi (software). KVM bisa membuat Anda berinteraksi dengan server mengandalkan hardware yang digunakan.

Jenis VPS satu ini juga sangat ideal untuk Anda pengguna sistem operasi Windows maupun Solaris, sebab lebih kompatibel. Berhubung KVM ini bisa dikontrol dengan hardware maka dipastikan kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan OpenVZ.

3. HVM

HVM sering pula disebut Xen HVM, dimana Xen disini merupakan perusahaan dibalik VPS tersebut. HVM atau hardware virtual machine merupakan virtualisasi dari VPS, sehingga secara definisi nyaris sama dengan KVM. Server ini juga kompatibel untuk Windows, sekaligus bisa diatur dengan hardware secara penuh.

HVM terbilang sangat populer, apalagi paling akrab digunakan untuk website besar dan terkenal. Menariknya lagi HVM ini juga dikenal sebagai teknologi populer setelah internet, sehingga benar-benar modern dan canggih.

4. Hyper V

Jenis vps di masa sekarang  berikutnya adalah Hyper V atau sering pula disebut Microsoft Hyper V yang merupakan virtualisasi VPS yang paling ideal untuk sistem operasi Windows. Sebelum memutuskan untuk memakai tipe VPS satu ini, silahkan mempertimbangkan masalah anggaran.

Masalahnya, biaya untuk membeli Hyper V adalah yang paling mahal dibanding virtualisasi VPS lain di poin-poin sebelumnya. Biaya akan membengkak jika Anda perlu membeli lisensi dari sistem operasi yang digunakan. Namun, biaya tinggi ini sejalan dengan kualitas dan kemudahan dalam mengelolanya.

 

Setelah membaca uraian di atas, apakah Anda semakin tertarik untuk menggunakan VPS? Jika iya, silahkan memilih jenis vps hosting yang dirasa paling tepat dan mencari penyedia yang terpercaya. Dan jika anda membutuhkan jasa ketik artikel yang punya standart bagus, silahkan percayakan pada Jawarakonten.

Jawarakonten Penyedia layanan dan produk terkait digital marketing, utamanya pasa jasa penulisan artikel untuk strategi content marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hak Cipta ©2020 Jawarakonten

Powered by WordPress