Tips Content Marketing

KPI dalam Content Marketing yang Harus Kamu Tahu


Dalam sistem manajemen organisasi, visi misi adalah salah satu hal penting mendasar. Setiap keputusan yang diambil oleh sebuah organisasi seharusnya tidak melenceng jauh dari visi misi yang sudah ditetapkan. Bukan hanya dipahami oleh top level manajemen saja, seharusnya visi misi ini juga harus dipahami oleh seluruh bagian yang ada dalam organisasi tersebut.

Dunia content marketing juga tidak bisa lepas dari sebuah tujuan. Lalu bagaimana anda selama ini menilai efektivitas strategi content marketing yang anda jalankan? atau justru hanya menjalankan tanpa melakukan penilaian? kami akan mengenalkan anda pada KPI (Key Performance Indicator) yang bisa digunakan untuk mengetahui tingkat efektivitas strategi dalam content marketing.

Pentingnya Tracking KPI untuk Content Marketing

Dalam kegiatan produksi, tentunya visi misi utama sebuah perusahaan adalah mampu membuat produknya terjual banyak dan dikenal oleh konsumen sebagai barang yang berkualitas. Oleh karena itu, kegiatan marketing merupakan step yang sangat krusial. Masalahnya, anggaran untuk marketing biasanya membutuhkan alokasi yang cukup besar. Sehingga setiap strategi yang dilakukan harus diputuskan dan dieksekusi dengan secermat mungkin.

Baca Juga: 10 Jenis Content Marketing Terbaik untuk Bisnis Anda

Di era digital sekarang ini, pembuatan content yang bertujuan untuk mempromosikan produk adalah salah satu langkah strategi pemasaran terbaik. Dan tentunya banyak pihak pesaing anda juga berfikir serupa. Dan kabar baiknya, digital marketing itu sangat akuntable, kita bisa mengetahui dengan mudah sudah jauh mana tingkat efektivitas content marketing yang kita lakukan.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengukur efektivitas content marketing dan anda buat, supaya dapat mencapai target dan memenangkan persaingan di antara para pesaing anda?

Key Performance Indicators (KPI) merupakan suatu sistem yang dapat anda gunakan untuk mengukur efektivitas content marketing milik perusahaan anda. Menelusuri KPI juga akan membuat anda mengetahui apakah konten marketing anda dilihat oleh calon konsumen yang potensial, dan meningkatkan minat mereka terhadap produk anda.

Selain itu, proses tracking ini juga akan memberikan gambaran yang lebih konkret tentang tanggapan para pelanggan terhadap produk anda, dan apakah content anda sudah didesain dengan cara yang paling tepat. Hasil dari KPI ini dapat anda gunakan untuk evaluasi dan peningkatan kualitas konten yang akan anda buat selanjutnya.

Cara Menentukan KPI dalam Content Marketing

Lalu bagaimana cara untuk menentukan KPI yang terbaik untuk mengetahui efektivitas konten marketing anda? Sebenarnya tidak ada aturan bakunya. Namun trik-trik berikut akan membantu anda.

  1. Menentukan tujuan konten. Anda dapat berpatokan pada visi misi perusahaan yang sudah ada sebelumnya. Setiap konten yang dibuat sebaiknya tidak melenceng dari tujuan awal yang telah ditentukan sebelumnya.
  2. Melakukan analisa pada performa konten marketing yang telah dibuat sebelumnya. Anda dapat menganalisanya melalui email masuk dan keluar, jumlah pengunjung website dalam jangka waktu tertentu, maupun efektivitas website dalam menarik minat pengunjungnya untuk mengetahui produk anda lebih jauh.
  3. Mengevaluasi performa konten marketing dan membuat spesifikasi tujuan yang sekiranya belum tercapai pada pembuatan konten sebelumnya. Untuk selanjutnya dapat digunakan metric khusus untuk mencapai tujuan tersebut. Inilah pentingnya memiliki tujuan awal yang jelas, sehingga hasil evaluasi ini dapat dikatakan sebagai tujuan turunan dari content marketing berikutnya.

Setelah melakukan trik-trik tersebut, kini anda siap untuk menentukan KPI yang paling sesuai untuk content marketing anda. Namun jika anda masih belum yakin untuk menentukan indikator yang paling sesuai, pembahasan mengenai indikator yang sering digunakan untuk content marketing akan disajikan pada pembahasan berikutnya.

Beberapa Indikator KPI Paling Umum untuk Content Marketing

Indikator ini akan mempengaruhi variable apa saja yang akan anda cari dan gunakan untuk mengoptimalisasi konten marketing anda. umumnya, terdapat 4 indikator yang sering digunakan. Yaitu sebagai berikut.

1. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Luas Terhadap Produk Anda

Pernah mendengar tentang istilah brand awareness? Ini adalah sebuah term yang merujuk pada seberapa pahamnya masyarakat luas terhadap produk yang anda cantumkan dalam konten marketing anda. Baik untuk mereka yang sudah pernah menggunakan produk anda, maupun yang belum.

Untuk Indikator ini, variable atau data yang harus anda kumpulkan ada beberapa poin. Pertama, jumlah views pada konten yang anda buat. Untuk menemukan informasi ini, anda bisa menggunakan fitur Google Analytics. Dengan fitur ini, anda juga bisa mendapatkan informasi tentang berapa waktu yang dihabiskan pengunjung website anda ketika berkunjung, arus infomasi seputar produk anda, dan rating setiap artikel yang anda buat. Kedua, anda harus mengetahui seberapa banyak konten anda dibagikan. Anda bisa menggunakan fitur dari BuzzSumo untuk tujuan ini.

Informasi ketiga yang harus anda temukan adalah antusiasme masyarakat terhadap produk anda. Anda bisa menyimak pembicaraan di media sosial yang membahas produk anda. Informasi keempat adalah seberapa sering website dan produk anda dijadikan sebagai rujukan. Karena hal ini menunjukkan seberapa tinggi kepercayaan masyarakat terhadap produk anda sehingga layak untuk dijadikan contoh. Informasi terakhir yang harus anda dapatkan adalah jumlah subscriber ataupun pengunjung tetap dari semua media sosial yang anda miliki.

2. Membuat Produk dan Website anda Semakin Baik

Untuk tujuan ini, usahakan konten marketing yang anda bagikan berkualitas bagus dan memuat informasi yang sangat berguna. Pengunjung website dan media sosial produk anda akan dengan senang hati membagikan informasi seputar produk anda jika memang dirasa produk anda bermanfaat. Solusi lain yang bisa anda lakukan adalah mengadakan webinar, membagikan e-book, membuat template, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk memastikan bahwa indikator anda ini tercapai dengan maksimal, data yang harus anda kumpulkan adalah sebagai berikut. Pertama, jumlah klik pada link website anda. untuk tujuan ini, silahkan sematkan link website di setiap konten yang anda buat. Kedua, anggaran yang anda habiskan untuk konten marketing.

Pastikan bahwa penjualan produk anda meningkat berbanding lurus dengan dana yang anda habiskan untuk konten marketing. Ketiga, hitung berapa banyak jumlah pengunjung yang mendownload konten yang anda buat. Dengan demikian, anda akan tahu seberapa berpengaruh konten dan produk anda untuk konsumen anda.

3. Track Record Perkembangan Produk Anda

Berkembangnya brand dan website anda tentunya tidak lepas dari pengaruh konsumen. Telusuri bagaimana cara mereka mengenal produk anda, dan berikan solusi untuk setiap problem yang mereka temukan dalam produk anda. Dapatkan respon sebanyak mungkin dari berbagai konten kreatif yang anda bagikan, seperti video pengenalan produk, tutorial penggunaan, testimoni kepuasan pelanggan, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui indikator ini, berikut ini adalah beberapa poin data yang anda butuhkan. Pertama, menelusuri konten mana yang paling menarik perhatian konsumen anda. Biasanya ditandai dengan meningkatnya penjualan setelah konten tersebut dirilis. Kedua, tingkat distribusi produk anda. Seberapa banyak produk anda dibeli dan dijual lagi akan menunjukkan betapa pentingnya produk anda di masyarakat umum.

4. Meningkatkan Perhatian Masyarakat Terhadap Konten Marketing Anda

Seberapa tertariknya pelanggan anda dengan setiap konten yang anda buat? Indikator ini bertujuan untuk mengetahui apakah para pelanggan anda menikmati dan merasakan manfaat dari konten anda. Semakin konsumen tertarik dan terhibur, maka anda juga akan mendapatkan keuntungan. Seperti peningkatan popularitas di sosial media, memperbaiki ranking SEO website anda di mesin pencarian, memperbanyak cabang usaha dan reseller, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui indikator ini, dapatkan dan analisa data-data berikut. Pertama, jumlah rata-rata pengunjung website setiap bulan. kedua, jumlah respon di media sosial, seperti jumlah komen, like, dan share. Ketiga, jumlah klik pada setiap konten yang anda bagikan.

Baca Juga: Mengetahui Tren Content Marketing ditahun 2021

Menarik sekali, bukan? Demikanlah pembahasan mengenai KPI dalam konten marketing yang sangat penting untuk anda ketahui. Jangan bosan untuk mengasah skill dan pengalaman serta mengupdate informasi terbaru dalam dunia digital, sehingga konten marketing dan website anda semakin segar dan mendapatkan sambutan hangat dari konsumen anda.

Tips Content Marketing
Cara Membuat Strategi Konten Marketing untuk Website Perusahaan
Tips Content Marketing
Ide Konten untuk Website & Blog Perusahaan
Tips Content Marketing
Apa itu Artikel Marketing? Pengertian dan 5 Manfaat Membuat Pemasaran Artikel
There are currently no comments.