Cara Membangun Brand Image Perusahaan yang Kuat

cara membangun brand image

Cara Membangun Brand Image Perusahaan yang Kuat

Membangun brand image merupakan salah satu hal mutlak untuk membuat perusahaan memiliki umur yang panjang. Sebab, image sebuah brand merupakan citra yang bersentuhan langsung dengan pelanggan. Manakala citra yang ditampilkan cukup kuat, maka akan tercipta loyalitas pelanggan yang juga kuat.

Ada banyak cara untuk meningkatkan citra brand sebuah perusahaan. Jika cara konvensional menggunakan iklan di media massa, di era digital membangun citra brand menjadi jauh lebih mudah. Tentunya dengan memanfaatkan teknologi serta media sosial.

 

Apa itu Brand Image?

Brand Image adalah citra yang diingat oleh konsumen saat mendengar atau melihat produk dari sebuah perusahaan atau lembaga lainnya.

Ini merupakan representasi dari seluruh aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang akhirnya mengurucut pada sebuah persepsi.

Baca Juga: Cara Membuat Proposal Pengajuan Kerjasama

Citra yang positif tentu akan membuat perusahaan lebih eksis, karena ini memiliki prosentasi beli yang jauh lebih baik dari pada citra negatif.

 

Element Penting yeng Membentuk Reputasi Produk

Bagaimana persepsi sebuah brand dimata konsumen tentu tidak terlepas dari beberapa element atau komponen yang ada pada produk tersebut. Joseph Plummer pernah mengatakan bahwa ada 3 element penting, yakni:

  • Atribut Produk: semua yang melekap pada produk mulai dari kualitas, rasa, harga, dan desain.
  • Benefit: adalah apa yang akan didapat oleh pelanggan jika menggunakan produk tersebut. hal ini sangat berkaitan dengan kualitas.
  • Personality produk: merupakan asosiasi yang melekat pada produk tersebut, hal ini bisa kita lihat jika produk atau brand kita merupakan manusi.

 

Cara Membangun Brand Image Yang Kuat

Tak bisa sembarangan dalam menentukan citra brand milik perusahaan. Sebab ada beberapa pendekatan yang perlu dilakukan. Termasuk di dalamnya adalah penggabungan ide kreatif dengan target marketing yang harus sejalan.

Berikut ini adalah trik meningkatkan reputasi brand Anda:

1. Produk Yang Kuat dan Menarik

Tentunya, memiliki produk yang menarik adalah modal utama untuk membangun brand image positif. Perusahaan harus mencurahkan ide mereka untuk memaksimalkan seluruh  elemen pada produk.

Yang paling utama adalah brand naming. Sebab, nama yang mudah diingat akan baik untuk brand positioning di mata para pelanggan. Nama tersebut diusahakan agar bisa secara gamblang mengartikan mafaat produk itu sendiri.

Elemen desain produk juga penting dalam membangun pondasi image sebuah produk. Logo produk bisa dibuat sebagai turunan dari logo perusahaan. Sehingga visi dan misi perusahaan juga dapat tertuang lewat produk yang dijual.

Dalam prakteknya, sebuah produk pasti memiliki pesaing. Itu sebabnya, nama dan desainnya harus menarik, agar pelanggan lebih tertarik untuk membeli. Selain menarik, kualitas produk pun tetap harus terjaga dengan baik.

Perhatikan juga legalitas produk. Misalnya untuk produk konsumsi, sangat penting untuk membuat sertifikasi halal. Untuk produk lainnya, tak ada salahnya membuat sertifikasi SNI. Sehingga, image suatu produk akan lebih kokoh dan terpercaya.

Satu yang tak kalah penting adalah sertifikasi hak kekayaan intelektual untuk sebuah produk. Hal ini untuk mengatasi diferensiasi era terbuka saat ini, di mana mungkin akan ditemukan produk sejenis di pasaran. Dengan memiliki legalitas, maka produk akan lebih kuat di mata hukum.

2. Tujuan Akhir Yang Jelas

Menyoal memperkuat reputasi produk, perusahaan juga harus memiliki tujuan yang jelas. Tentunya, perusahaan memiliki target bisnis jangka panjang maupun pendek. Dengan target yang jelas, maka usaha membina citra produk akan lebih mudah dilakukan.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan ingin memiliki ketenaran multinasional. Maka, hal itu tak akan tercipta jika produknya dijual di pinggir jalan. Citra produk akan terbentuk sebagai produk kaki lima, dengan pasar pelanggan yang begitu-begitu saja.

Sangat banyak kesalahan semacam ini dilakukan oleh brand dari perusahaan yang mem-franchise-kan produk mereka. Kontrol terhadap standar penjualan menjadi tak terjaga. Sehingga, citra produk tersebut akan jatuh dengan sendirinya.

3. Kenali Pelanggan

Sebuah produk tentunya memiliki target pasar. Nah, membangun citra produk harus disesuaikan dengan karakteristik pelanggan. Ilmu statistik dibutuhkan dalam hal ini, guna mengetahui klasifikasi rata-rata usia pelanggan, gaya hidup, demografis, hingga kebudayaan mereka.

Dengan memiliki kelompok pelanggan yang terklasifikasi, maka perusahaan dapat membuat sebuah strategi yang efektif dalam melakukan pendekatan khusus. Dengan begitu, perusahaan dapat mengumpulkan data terkait pengembangan produk maupun keluhan yang ada di benak konsumen.

4. Pentingnya Komunikasi

Setelah mengetahui siapa pelanggan yang tepat, maka jalinlah komunikasi. Tujuannya adalah demi menjaga hubungan baik dan loyalitas pelanggan. Dalam komunikasi tersebut, tentunya harus berisikan pesan yang kuat terkait pemasaran dan citra brand.

Kekuatan persona dari produk sangat penting untuk membangun brand image. Caranya, dengan menggunakan copywriting yang menarik, manfaat produk yang sesuai dengan karakteristik pelanggan, hingga memiliki keunggulan dibandingkan dengan pesaing sejenis.

Keunikan dari brand yang dimiliki harus terekspos dengan jelas, sehingga brand positioning di mata pelanggan akan terbentuk dengan sendirinya. Semua pesan yang ingin disampaikan kepada pelanggan, bisa disebarkan dengan banyak metode.

Mulai dari cara konvensional, seperti iklan di koran, baliho atau billboard, hingga iklan di TV. Cara tersebut memang membutuhkan biaya yang besar, namun memiliki jaringan pelanggan yang juga cukup luas.

5. Maksimalkan Platform Digital

Jika cara konvensional dianggap terlalu mahal untuk membangun brand image, maka saatnya beralih ke dunia digital. Bisa dikatakan, memanfaatkan teknologi untuk pemasaran adalah langkah paling jitu untuk menghemat budget promosi.

Sebab, dengan biaya rendah, cakupannya bisa sangat luas bahkan mendunia.

Guna memaksimalkan persebaran informasi lewat dunia maya, perusahaan harus memaksimalkan pemasarannya dengan konten kreatif. Profil produk bisa dibuat menjadi konten tertulis atau video.

Ide konten kreatif tersebut harus relevan dengan karakteristik brand dan pelanggan. Misalnya, produk yang ditujukan bagi kawula muda, harus dikemas dalam konten yang dinamis, penuh warna, dan modern. Untuk meningkatkan kepercayaan terhadap produk, bisa juga dibuat konten proses pembuatan produk itu sendiri.

Dalam konten tersebut, maksimalkan juga dengan SEO alias Search Engine Optimization. Jika anda tidak tahu mengenai hal ini, anda bisa menggunakan layanan jasa pengelolaan website kami.

Gunanya agar konten tersebut lebih mudah ditemukan lewat mesin cari, atau menempel pada konten lain yang relevan. Semakin sering konten tersebut muncul, maka reputasi produk akan meningkat dengan sendirinya.

Cara pamungkas yang dijamin efektif saat ini adalah menggunakan media sosial. Konten kreatif yang sudah dibuat, bisa dipublikasikan lewat media sosial milik perusahaan. Promosi lewat media sosial sangat efektif karena murah dan mudah menjangkau pelanggan di berbagai tempat.

Tak ada salahnya untuk mengambil jalan pintas, seperti endorse misalnya. Tentunya, sosok public figure yang dipilih harus sesuai dengan citra brand itu sendiri. Perhatikan juga basis follower si endorser terebut, apakah sesuai dengan segmentasi pelanggan perusahaan atau tidak.

6. Sering Muncul

Sebuah produk akang terdongkrak popularitasnya jika sering hadir di tengah masyarakat. Perusahaan bisa mempertimbangkan untuk melakukan pameran secara rutin. Di dalamnya, sertakan kegiatan test produk, sehingga membuka peluang perluasan pelanggan.

Hal ini bisa dicoba untuk peluncuran produk baru.

Salah satu cara untuk bisa sering muncul adalah dengan mengikuti bazaar. Pastikan dulu, bazaar tersebut cocok untuk produk yang dimiliki. Jangan paksakan diri mengikuti pameran kuliner, jika produk yang dijual adalah perangkat hobi otomotif. Meski ada peluang, tapi itu tidaklah efektif.

Tak ada salahnya juga untuk melakukan sinergi dengan beberapa event sebagai sponsor. Di kota besar, tentunya banyak kegiatan-kegiatan besar yang rutin dilakukan.

Perusahaan juga bisa memilih jenis event yang sesuai dengan produk perusahaan. Misalnya, produk susu kesehatan mensponsori kegiatan marathon. Yang penting adalah produk bisa terekspos sesering mungkin.

7. Aktif Terhadap Feedback

Konten  kreatif yang sudah tersebar, tentunya akan menghadirkan feedback atau umpan balik reaksi dari para pelanggan. Perusahaan harus memiliki satu divisi khusus untuk menangani hal ini. Dengan demikian, komunikasi dua arah akan terjalin antara pihak pelanggan dengan perusahaan.

Strategi membangun cintra produk lewat komunikasi dua arah tentu mudah dilakukan. Terlebih, jika cara komunikasinya menggunakan pendekatan yang humanis. Dalam arti, tidak kaku seperti menghubungi call center. Pelanggan tentu semakin menyukai dan loyal terhadap brand jika opini mereka lebih diperhatikan.

Baca Juga: Apa itu Strategi Word of Mount Mariketing?

Berikan juga perhatian khusus untuk pelanggan ‘emas’. Beberapa perusahaan menyebutnya dengan VIP Customer. Mereka termasuk orang-orang yang sejak awal menjadi pelanggan suatu produk. Manjakan mereka dengan penawaran khusus, atau menjadi orang-orang pertama yang mencicipi produk terbaru dari perusahaan.

 

KESIMPULAN

Demikianlah beberapa trik jitu untuk membangun brand image secara efektif. Citra produk yang kuat dapat membantu eksistensi perusahaan, dan juga memperkuat loyalitas pelanggan.

Pada akhirnya, reputasi produk yang kuat dapat meningkatkan profit perusahaan. Ini adalah strategi jangka panjang dan hasilnya juga tidak bisa kita lihat secara langsung.

Loyalitas tidak dimenangkan dengan menjadi yang pertama. Hal tersebut dimenangkan dengan menjadi yang terbaik” – Stefan Persson

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikan ke sosial media dan meninggalkan koment dibawah. Baca juga artikel menarik kami lainnya.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI UNTUK MENDAPATKAN PENAWARAN MENARIK LAINNYA


WhatsApp chat Gratis Konsultasi Konten :)