Jasa Penulis Artikel

Tidak ada satu teknik yang mutlak digunakan untuk menuliskan sebuah artikel, baik artikel opini, cerita, atau berita. Mengapa? Karena dalam menuliskan cerita, ada beberapa jenis struktural yang biasa digunakan oleh penulis. Salah satunya ialah teknik piramida terbalik.

Piramida terbaik merupakan struktur penulisan yang banyak digunakan untuk menuliskan sebuah berita. Salah satu media online ternama yang menggunakan teknik ini ialah BBC. Tidak heran, karena memang struktur sederhana ini telah digunakan sebagai bentuk standar surat kabar Amerika sejak awal abad ke-20.

Tapi apa ya pengertian piramida terbalik itu?  bagaiman srukturnya? Apa manfaatnya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini

Apa Sih Piramida Terbalik Itu?

Piramida terbalik adalah sebuah teknik menulis yang lebih menekankan pada struktur naskah berita dimana informasi penting digunakan sebagai lead dan dilanjutkan dengan menjelaskan hal-hal lain yang menyertainya.

Piramida terbalik atau inverted pyramid kerap digunakan dalam dunia jurnalisme. Namun saat ini konsep piramida terbalik cocok digunakan untk blogging, layanan B2B, deskirpsi prodk e-commerce, press conference, dan yang pasti iaah berita.

Teknik ini digunakan setelah seorang pelukis dan penemu asal Amerika Serikat, Samuel Morse, menemukan telegraf sebagai alat untuk menyampaikan berita dari satu daerah ke daerah yang lain. Sejak saat itu pula, model inverted pyramid digunakan sebagai bentuk standar penyampaian berita.

Berbeda dari beberapa jenis penulisan yang menempatkan pendahuluan di awal dan kesimpulan di akhir, piramida terbalik justru menempatkan informasi inti di awal berita. Tulisan memprioritaskan informasi faktual dalam berita.

Informasi terpenting ditelakkan di bagian lead yang merupakan elemen kunci cerita. Setelah baru dilanjutkan dengan detail pendukung konstektual hingga ke bagian umum. Susunan dari penting ke bagian umum inilah yang membuat konsep sederhana ini diberi nama Piramida Terbalik. Dengan konsep ini, pembaca pun akan lebih mudah menangkap informasi berita hanya dengan membaca paragraf awalnya.

Struktur Piramida Terbalik

Berikut merupakan struktur dari piramida terbalik untuk menuliskan sebuah artikel atau cerita,

Lead (pembuka), informasi paling penting

Bagian atas piramid ialah lead. Di dalam lead terdapat komponen penting berupa 5W 1H, lead menjelaskan apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, bagaimana kejadian berlangsung. Jadi, informasi utama akan ada di bagian awal cerita. Biasanya terdiri dari 1 hingga 2 paragraf tipis yang terdiri dari 30 kata.

Dengan kata lain, lead berisi ringkasan singkat cerita yang dituliskan  dalam beberapa kalimat. Di dalamnya juga terdapat “pengait” atau sesuatu yang akan membuat pembaca merasa tertarik untuk terus membaca dan mendapatkan informasi secara detail.

Body, detail penting

Struktur selanjutnya ialah body yang berisi detail penting. Jadi dalam body ada penjelasan lebih lanjut mengenai unsur 5W+1H yang sudah disebutkan dalam lead atau pembuka.

Detail penting dalam body berfungsi untuk membangun argumen dan menyampaikan poin. Biasanya berupa pendapat jurnalis, kontroversi dalam berita, bukti masalah, dan latar belakang. Body juga terdapat beberapa penguat informasi yang mendukung cerita seperti kutipan tokoh, foto, audio, hingga video. 

Sama seperti lead, bagian body juga perlu diketahui oleh pembaca. karena  pada bagian inilah terdapat penjelasan detail berita.

Tail, informasi tambahan

Tail atau ekor berita, ada juga yang menyebut sebagai kaki berita merupakan bagian yang berisi informasi tambahan atau pelengkap dari berita. Biasanya jurnalis akan menuliskan penilaian penulis, harapan atau background informasi sebelumnya.

Manfaat Menulis dengan Piramida Terbalik

Mengingat konsep piramida terbalik ini sudah dipakai sangat lama, bahkan lebih dari satu abad yang lalu. Ia pun memegang peranan yang cukup besar dalam hal penulisan berita maupun blogging. Apa saja peranan atau manfaatnya?

Tidak membuat pembaca bosan

Zaman seperti sekarang menuntut semuanya serba cepat, termasuk dalam hal membaca. Konsep piramida terbalik akan membuat pembaca tidak cepat merasa bosan. Mengapa? Karena mereka akan segera mendapatkan informasi yang diinginkan dengan segera hanya dengan membaca paagraf awal.

Menguntungkan untuk SEO

Dengan konsep piramida terbalik, maka secara otomatis penulis akan meletakkan kalimat atau kata kunci yang paling relevan pada bagian atas artikel. Hal ini pun akan menguntungkan bagi teknik SEO dan bisa meletakkan artikel di halaman satu mesin pencarian.

Struktur logis

Piramida terbalik dinilai memiliki struktur konten yang logis. Dimulai dengan indormasi penting kemudian lanjut ke bagian detail informasi dan informasi tambahan. Jadi pembaca dapat memahami berita secara logis berdasarkan kronologis yang dibangun secara terbalik.

Meningkatkan pemahaman

Dengan membaca jenis artikel atau cerita yang disusun menggunakan konsep piramida terbalik, pembaca bisa lebih mudah memahami jalan cerita. Pembaca bisa menilik informasi mulai dari yang paling inti kemudian diikuti dengan penjelasannya.

Cara Menuliskan Artikel Bergaya Piramida Terbalik

Lalu bagaimana sih cara menuliskan cerita  bergaya piramida terbalik? Berikut uraiannya

1. Identifikasi poin

Pertama lakukan identifikasi poin utama. Hal ini berupa informasi penting mengenai fakta utama yang ingin disampaikan kepada pembaca. Sederhanya, kamu bisa membuat berita dari kesimpulan terlebih dahulu.

2. Urutkan informasi

Lalu dilanjutkan dengan mengurutkan informasi sekunder. Urutkan detail cerita dan informasi pendukung. Prioritaskan informasi yang paling menarik untuk dikulik. Lalu buat detail-detail yang lebih kecil.

3. Menuliskan dengan singkat

Tuliskan poin dan informasi yang telah dibuat dengan singkat. Potong informasi yang tidak perlu dan langsung ke intinya dengan cepat. Gunakan bahasa sederhana dan paragraf yang pendek.

4. Frontload semua elemen dengan informasi penting

Setiap elemen dalam cerita perlu dimuat dengan informasi penting. Judul utama harus deskriptif, kalimat pertama dalam setiap paragraf harus yang paling penting, dan kata-kata pertama dalam kalimat harus menjadi pembawa informasi yang ingin diketahui oleh pembaca

5. Menambahkan ringkasan (opsional)

Menambahkan ringkasan bisa dilakukan untuk menekankan kembali poin-poin penting yang telah diuraikan. Namu jika tidak ada ringasan yang memang ingin disampaikan, kita boleh melewatkannya biar naskah konten tetap padat dan tidak melebar.

Seperti yang telah diuraikan di atas, konsep piramida terbalik akan menempatkan informasi atau poin terpenting berada di bagian pembuka. Tujuannya pun jelas, untuk membuat pembaca memahami isi dengan cepat. Struktur dan cara menuliskannya pun mudah, seperti yang telah diuraikan di atas.

Jika anda ingin menjelankan pemasaran konten, baca artikel kami tentang strategi content marketing atau artikel lainnya di kategori panduan penulis

Editorial Team Jawarakonten. We're One of The Leading Content Writing Agency in Indonesia

View Comments

There are currently no comments.
Next Post