Optimasi Mesin Pencari untuk Algoritma Google Rankbrain

Optimasi Mesin Pencari untuk Algoritma Google Rankbrain

Optimasi Mesin Pencari untuk Algoritma Google Rankbrain

Rand Fishkin melalui sebuah postingan di moz.com kembali menjelaskan mengenai algoritma Google RankBrain. Postingan ini lebih banyak membahas tentang bagaimana meng optimasi RankBrain dan bagaimana Google memilih signal yang tepat untuk menentukan urutan hasil mesin pencarinya.

Salah satu signal yang sangat penting adalah keterlibatan pengguna (user engagement), Rand menekankan bahwa faktor engagement adalah signal yang sangat penting. Sekalipun merupakan signal penting, engagement sering kali terlewatkan oleh pengguna SEO.

Jadi apakah algoritma mesin pencari Google sangat mengutamakan user engagement? Tidak selalu, namun sangat sering engagement menjadi signal yang sangat berpengaruh.

Rand mengungkapkan bahwa terdapat beberapa “unicorn” yang selalu menjadi perhatian utama Google. Istilah unicorn disini merujuk pada halaman-halaman dengan engagement user yang sangat tinggi dibanding kebanyakan halaman lainnya.

Sekali lagi perlu diingat bahwa tujuan dari mesin pencari Google adalah untuk menampilkan hasil terbaik yang memuaskan pencari infformasi. Salah satu cara menemukan jawaban terbaik adalah dengan memperhatikan user engagement.

Baca JugaGoogle RankBrain & Pengaruhnya Terhadap Masa Depan SEO Modern

Jika orang-orang cenderung untuk membuka sebuah link pada halaman hasil pencarian dan terlibat dengan halaman tersebut, ini adalah signal yang baik bagi Google. Halaman dengan tingkat keterlibatan yang banyak inilah yang disebut unicorn.

 

Apa Itu Algoritma RankBrain?

Wikipedia menjelaskan bahwa RankBrain adalah salah satu algoritma mesin pencari yang bekerja untuk memaksimalkan hasil pencarian mesin pencari Google dengan berbasis mechine learning. Google sendiri sudah mengkonfirmasi bahwa algoritma ini sudah digunakan pada tanggal 26 Oktober 2015.

 

RankBrain dengan Segala Misterinya

RankBrain, seperti halnya keseluruhan algoritma Google, masih menyimpan banyak sekali misteri. Google telah merilis ke publik sebagian kecil informasi terkait machine-learning dan peran kecerdasan buatan, meski demikian RankBrain masih menjadi kontroversi dan misteri yang belum terpecahkan.

RankBrain mulai diberlakukan untuk semua query yang masuk pada mesin pencari Google. Baik itu percarian dengan keyword panjang maupun tidak, semuanya akan diproses melalui RankBrain.

Salah satu hal yang menarik adalah ketika pihak Google mengklaim bahwa tidak ada jalan untuk melakukan optimasi RankBrain. Namun, Rand Fishkin mengemukakan pendapatnya bahwa insinyur-insinyur Google tersebut belum tentu memahami cara kerja RankBrain secara keseluruhan.

Kami juga percaya bahwa optimasi RankBrain sebenarnya dapat dilakukan jika kita memahami cara kerja dari algoritma itu sendiri.

Beberapa orang berpendapat bahwa adalah hal yang tidak mungkin untuk mengetahui bagaimana sistem tersebut berjalan. Rand justru berpendapat sebaliknya, hal ini dikarenakan pada dasarnya sistem tersebut dijalankan melalui sebuah logaritma.

 

Fakta: Setiap Algoritma Memiliki Rumus dan Pola

Melalui postingannya di moz.com, Rand Fashkin menunjukkan data-data hasil percobaan untuk menguji algoritma yang dijalankan oleh RankBrain. Hasil data menunjukkan bahwa halaman dengan engagement tinggi, terus pengalami kenaikan peringkat.

Sebaliknya, halaman dengan user engagement yang minim akan semakin terperosok kebawah. Hal ini cukup menunjukkan bagaiaman RankBrain bekerja dengan mengutamakan user engagement sebagai signal yang penting.

Berdasarkan data tersebut Rand mengungkapkan teori bahwa machine-learning berlaku ketika Google memberikan 2 pilihan tautan sebagai hasil pencarian. User akan memilih salah satu yang menurutnya lebih relevan, dengan itu signal engagement akan terus dikumpulkan.

Baca Juga Google Algoritma Maret 2019 Broad Core Update!! Apa yang Bisa Dilakukan?

Data percobaan membuktikan bahwa CTR (Click Through Rate) pada pencarian organik berbanding lurus dengan ranking pada mesin pencari. CTR sendiri merupakan persentase kunjungan ke website dibanding dengan banyaknya hypertext link yang dilihat oleh pengguna pada iklan maupun halaman lain.

optimasi google rankbrain

Semakin banyak orang yang membuka link ke sebuah halaman, berarti nilai CTR akan semakin tinggi. Dengan kata lain, pemaksimalan nilai CTR akan membantu dalam memperbaiki traffic website Anda.

Hal menarik lainnya adalah kenyataan bahwa RankBrain tidak seperti algoritma lainnya, misalnya Panda dan Penguin, yang dapat dengan mudah dipahami alur algoritmanya. Hal ini memberi peluang karena tidak semua orang dapat memahami RankBrain.

Jika algoritma RankBrain mempengaruhi situs Anda karena faktor engagement (baik positif maupun negatif), perlu diketahui bahwa perubahannya tidak akan langsung drastis.

Baca JugaPertanyaan Umum Tentang Algoritma Google RankBrain

Hal ini akan terlihat dimana halaman terbaik akan semakin baik dalam mengumpulkan engagement, sedangkan halaman  “buruk” akan sedikit menurun. Hal ini akan saling mengimbangi satu sama lain. Sehingga dapat dikatakan bahwa RankBrain tidak akan mematikan eksistensi website Anda.

jasa Penulis Artikel

Pada akhir pembahasan, Rand Fishkin kembali menekankan bahwa CTR dan user engagement adalah salah satu signal yang mempengaruhi ranking di mesin pencari. Memaksimalkan kedua hal ini dapat membantu Anda menyentuh SEO yang belum banyak dilakukan orang lain.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI UNTUK MENDAPATKAN PENAWARAN MENARIK LAINNYA


WhatsApp chat Live Chat untuk Pelanggan