Jawarakonten Penyedia layanan dan produk terkait digital marketing, utamanya pasa jasa penulisan artikel untuk strategi content marketing.

Apa itu Big Data? Pengertian dan Contoh Penerapan

2 min read

Big data adalah

Bagi Anda yang bekerja di bidang IT pasti tidak asing mendengar kata big data, namun ternyata tidak semua pengguna teknologi mengetahui arti dari big data tersebut. Sebenarnya, apa itu big data? dibawah ini kami akan membantu Anda dengan menjelaskan pengertian big data serta contoh penerapannya. Berikut penjelasannya.

Pengertian Big Data

Big data adalah kumpulan data dengan jumlah sangat besar dan terlihat kompleks, apabila diproses hanya memakai manajemen basis biasa (aplikasi tradisional) pasti akan sulit dipahami dan diselesaikan. Adapun pernyataan pada laman Tech Terms menyebutkan bahwa big data merupakan ungkapan yang sering dipakai perusahaan untuk menggambarkan dataset yang tidak dapat disimpan.

Baca Juga: Ide Konten Tiktok yang Anti Mainstream

Doug Laney, seorang ahli analis industri merupakan pencetus awal big data yang bermula tahun 2000an. Beliau menyimpulkan bahwa masalah utama munculnya big data yang kemudian dikenal sebagai karakteristik big data adalah sebagai berikut :

1. Volume

Banyaknya jumlah data yang dimiliki oleh big data mengharuskan ukuran (volume) media untuk penyimpanan datapun sangat besar. Selain itu diperlukan analisis yang spesifik agar tidak terjadi kekeliruan penyimpanan data.

2. Variety

Big data yang miliki banyak jenis data (bervariasi) akan menyebabkan sulitnya pengolahan data bila masih menggunakan database tradisional. Hal ini juga tentunya membutuhkan waktu yang lama oleh sebab data-data yang tersimpan ada di berbagai jenis dan tipe file yang berbeda.

3. Velocity

Velocity memiliki makna sederhana yakni kecepatan proses dari hasil data dimana data yang sudah didapat bisa digunakan pada saat itu juga. Oleh sebab aliran data yang dimiliki oleh big data bersifat real time maka software yang dibutuhkan untuk memproses data juga harus real time.

Contoh Penerapan Big Data

Big data adalah sejenis terobosan baru di bidang teknologi yang berkaitan dengan menyimpan, mengolah dan menganalisis data dengan jumlah besar yang dikumpulkan dari berbagai sumber yang tentu saja sangat berguna untuk dunia bisnis. Oleh sebab besar dan kompleksnya data, maka software yang dipakai harus dengan software khusus bukan dengan software biasa.

Berikut kami sampaikan contoh penerapan Big Data.

Big Data di Sektor Kesehatan

Data mengenai informasi/laporan yang diirim oleh pusat kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit maupun klinik kesehatan kepada Dinas Kesehatan ternyata berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan software yang digunakan oleh pusat kesehatan tersebut untuk mendata tiap pasien yang datang. Untuk itu manfaat penggunaan big data adalah supaya informasi dari seluruh akses pusat kesehatan lebih mudah diolah, dianalisa dan disimpan.

Big Data di Sektor Agrikultur atau Pertanian

Indonesia terkenal sebagai negara agraria dimana sektor agrikulturnya merupakan bagian dari kekuatan ekonomi nasional yang hasil produk pertaniannya bisa menembus angka 15% dari keseluruhan Produk Domestik Bruto. Bicara tentang agrikultur sebenarnya tidak hanya mencakup bidang pertanian, akan tetapi bidang perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Pada sektor ini salah satu manfaat penggunaan big data adalah membantu para petani meningkatkan taraf hidupnya. Cara ini diaplikasikan langsung oleh beberapa mahasiswa di Bandung dengan melakukan riset terhadap pertanian warga. Riset tersebut  mengacu pada kondisi cuaca, kualitas tanah serta pertumbuhan tanaman. Setelah data-data diolah, hasilnya dapat disimpulkan dan diinformasikan kepada masyarakat (peluang dan kendala pertanian) hingga dapat meningkatkan produksi pertanian.

Big Data di Sektor Pajak

Masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak mengharuskan Direktorat Jendral Pajak menggunakan sistem big data. Fungsinya adalah untuk menyimpan data-data tentang kekayaan wajib pajak,  barang (barang mewah) yang dimiliki wajib pajak serta jenis pajak apa saja yang harus dibayar oleh wajib pajak. Itu sebabnya pemanfaatan big data adalah untuk meningkatkan pendapatan negara di bidang perpajakan.

Baca Juga: Rekomendasi Chanel Podcast Seru di Indonesia

Demikian penjelasan kami mengenai pengertian dan contoh penerapan big data. Semoga bermanfaat.

Oh ya, jika kemu memiliki website, dan kesulitan dalam membuat artikel baru, permudah pengelolan website anda dengan layanan jasa penulis artikel dari Jawarakonten.

[FAQ]

Apa Fungsi Big Data?

Fungsi dan manfaatnya sangat beragam, dalam bidang bisnis misalnya, big data atau informasi tentang pelanggan akan digunakan untuk mengetahui behavior, karakter demograsfi, dan masih banyak lagi untuk menentukan strategi perusahaan.

Di Indonesia, Perusahaan Mana yang Sudah Memanfaatkan Big Data?

Sudah banyak perusahaan teknologi Indonesia yang menggunakan big data, salah satunya adalah Gojek.

Apa yang dimaksud Velocity?

Velocity mengartikan sebagai kecepatan penggunaan data yang sudah dikumpulkan, selengkapnya silahkan simak artikel berikut ini.

Jawarakonten Penyedia layanan dan produk terkait digital marketing, utamanya pasa jasa penulisan artikel untuk strategi content marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hak Cipta Dilindungi oleh undang-undang ©2020 Jawarakonten

Powered by WordPress