Teknik SEO

15 Strategi Link Building Terbaik dari SEO Expert


Pernah mendengar tentang strategi link building? Jika Anda akrab dengan Teknik SEO, bahasan mengenai link building ini tentu menjadi hal yang lumrah. Tujuan dari penggunaan strategi link building adalah untuk meningkatkan peforma website dengan memanfaatkan tautan link yang nantinya bisa mengarahkan pengunjung langsung ke website Anda.

Namun saking lumrahnya, ternyata strategi link building saat ini menjadi membosankan dan tak lagi variatif, hanya menggunakan cara yang itu-itu saja, tanpa adanya pengembangan yang baru. Tapi jangan khawatir, sebab artikel ini akan membawa Anda ke berbagai strategi link building terbaru dan terbukti ampuh! Namun sebelum lebih jauh membahas strategi, kami akan mengejak anda untuk mengetahui pengertiannya terlebih dahulu agar persepsi kita terhadap link building tidak berbeda jauh.

Apa itu Link Building?

Link Building adalah upaya yang dilakukan oleh pemilik web (web master) untuk mengorganisir, menambah, memperbanyak link masuk ke website kita dari website orang lain, baik dalam konteks kualitas atau kuantitas. Sederhananya, link building adalah cara agar orang lain mau memberikan tautan kepada kita.

15 Strategi Link Building Terbaik

Ucapkan selamat tinggal untuk strategi link building yang ketinggalan zaman. Dalam artikel ini kami akan mengajak anda untuk mengembangkan strategi link building efektif dan relevan dengan perkembangan SEO terbaru melalui 3 cara utama, yaitu memilih situs tautan yang tepat, mengembangkan koneksi dan jaringan komunikasi, serta memaksimalkan konten tautan!

Memilih situs tautan yang tepat

Strategi yang pertama adalah menemukan situs atau website yang tepat yang nantinya kita lobi dan bekerjasama dengan mereka untuk memberikan backlink menuju situs kita. Berikut adalah tips yang bisa Anda gunakan untuk menemukan situs tautan yang tepat;

1. Menggali backlink kompetitor

Memilih situs tautan tidak bisa dilakukan dengan sembrono. Jika backlink yang Anda letakkan di sebuah situs ternyata tidak manjur, akan berakibat pada penurunan traffic dan peringkat situs. Lantas, bagaimana caranya menemukan situs tautan yang paling pas?

Kebanyakan orang kemudian mungkin akan menyuruh Anda untuk memeriksa situs-situs kompetitor dan mencatat backlink yang digunakan. Sejujurnya ini merupakan cara kuno.

Baca Juga: Apa itu Google AMP? Pengertian dan Manfaat AMP

Kehadiran kompetitor harusnya bisa dimaksimalkan, bukan hanya untuk mengulik lokasi backlinknya saja, namun juga memeriksa tiap situs yang bertaut di dalamnya. Ketika Anda melakukan ini, Anda akan menemukan sumber situs unggul berkali lipat banyaknya. Beberapa aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk melakukan penggalian adalah Moz Link Explorer, Majestic SEO dan Ahrefs Backlink Checker.

2. Mencoba strategi link building Ahrefs

Salah satu tool untuk link building yang ramah bagi para pemula adalah Ahrefs. Selain memiliki sistem operasional yang mudah, Ahrefs juga dilengkapi dengan beragam jenis filter, yang bisa Anda gunakan untuk menemukan formula backlink yang cocok. Adapun beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan menggunakan Ahrefs antara lain;

  • Menemukan kata kunci yang banyak digunakan oleh situs-situs dengan peringkat tinggi di mesin pencarian Google menggunakan Keyword Explorer. Penemuan kata kunci ini akan memberikan Anda banyak opsi baru, sehingga membantu meningkatkan efektifitasan SEO.
  • Memanfaatkan menu Content Explorer untuk menemukan situs atau halaman yang memuat bahasan yang cocok dengan keyword yang Anda gunakan. Ini berguna untuk menentukan mana situs yang paling tepat dijadikan sebagai tautan backlink.
  • Menggunakan menu Link Intersect untuk mendata situs mana saja yang cocok untuk lokasi backlink Anda dan ternyata belum ditautkan.
  • Memaksimalkan situs dengan menggunakan fasilitas Site Explorer. Di sini, Anda bisa mengamati pertumbuhan dari tiap laman dan situs dari kompetitor. Sehingga Anda bisa mengetahui jenis konten apa yang digunakan, keyword apa yang diaplikasikan, dan strategi marketing apa yang sukses dijalankan.

3. Melihat peringkat situs di BuzzSumo

Tool lainnya yang mendukung strategi link building adalah BuzzSumo. Situs ini terkenal dengan Evergreen Scorenya, yang memungkinkan Anda untuk melihat peforma situs dan konten, berdasarkan masing-masing platform.

Evergreen score ditentukan dari engagement yang didapatkan dari sebuah konten selama kurang lebih 30 hari. Dari nilai ini Anda dapat menyimpulkan jenis artikel atau konten seperti apa yang diminati oleh target pasar, berapa lama tiap-tiap konten bertahan dan memberikan engagement bagi situs, dan prediksi topik apa yang bisa dikembangkan di masa mendatang.

4. Menganalisa kompetitor dengan SEMrush

Staretgi link building tak akan berhasil jika disusun tanpa data. Dalam hal ini, Anda bisa meminjam fasilitas lengkap dari SEMrush untuk melakukan review terkait backlink yang dimiliki oleh saingan-saingan Anda.

Dengan mengetahui strategi backlink yang digunakan, Anda akan lebih mudah untuk melakukan perbandingan dan perencanaan link building selanjutnya. Tahapan awal dari penggunaannya bisa dimulai dengan memasukkan situs Anda ke menu Domain overview. Setelahnya Anda akan diberikan data terkait situs-situs kompetitor beserta peringkatnya.

Baca Juga: Apa itu SEM? Pengertian dan Manfaat SEM

Nah, dari data inilah kemudian bisa dikembangkan menjadi analisa strategi backlink.

5. Jangan mengandalkan satu matriks data

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dalam menyusun strategi link building data adalah segalanya. Salah satu cara menapatkan data adalah menggunakan beberapa tools yang menyediakan matriks.

Tiap tool memiliki jenis matriks yang berbeda, mulai dari memberikan data tentang peringkat situs, preferensi backlink, hingga situs tautan lainnya. Sebagian tool juga fokus menyajikan matriks tentang kualitas konten dari sebuah situs.

Karenanya Anda tak akan bisa meramu formula backlink yang tepat jika hanya menggunakan satu sumber saja. Harus dikombinasikan agar mendapatkan analisa yang lengkap.

6. Memikirkan dari sudut pandang visitor

Selain mengandalkan data dari matriks, untuk menemukan situs yang tepat, kita juga bisa mempertimbangkan kebiasaan berinternet dari sisi para visitor. Sehingga Anda bisa mengetahui apakah suatu situs memiliki kecepatan yang mumpuni untuk diakses, sub menunya mudah dimengerti atau tidak, serta apakah kontennya sesuai atau tidak.

Melihat dan berpikir dari sudut pandang visitor akan memudahkan Anda untuk mempertimbangkan kecocokan sebuah situs untuk dijadikan sebagai target backlink. Jangan memilih situs yang tidak menghadirkan user experience yang baik.

Mengembangkan koneksi dan jaringan komunikasi

Link building juga dapat dilakukan dengan mengandalkan koneksi dan jaringan komunikasi. Faktanya pemilik situs biasanya akan lebih mudah memberikan rujukan link atau mereview jika mereka mengenal dengan baik situs tersebut, baik mengenal berupa brand ataupun pemiliknya. Berikut adalah beberapa tips menjalankan strategi link building menggunakan cara ini;

7. Mengintip alamat resmi di akun Facebook

Adanya sosial media memang sangat memudahkan dalam pengembangan bisnis saat ini, termasuk saat berniat untuk mencari berbagai data tentang kompetior dan target pasar. Salah satu sosial media yang bisa Anda manfaatkan adalah Facebook.

Umumnya tiap perusahaan atau akun professional akan meyertakan berbagai alamat situs dan email remsinya pada kolom informasi. Daripada pusing dan ribet menggunakan beragam tool, mengintip Facebook jauh lebih mudah untuk dilakukan.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Backlink dari Gogle

Jika email dan alamat situsnya sudah ketemu, maka langkah untuk membangun komunikasi dengan calon situs backlink sudah di depan mata.

8. Jangan sungkan untuk memulai relasi

Tak akan ada relasi yang jatuh dari langit, semuanya harus dimulai dibangun, dan dijaga. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang berniat untuk mencari partner dalam link building. Memulai relasi dilakukan dalam 2 tahap, yaitu pengiriman email awal dan follow up.

Kesalahan yang sering dilakukan adalah banyak yang merasa sungkan untuk mebgirimkan email follow up, padahal data menunjukkan justru relasi lebih banyak tercipta pada tahapan ini. Email pertama cenderung lebih mudah untuk terlewat dan terlupakan, namun tidak dengan email follow up selanjutnya.

Karena itu jangan takut untuk memulai kontak dengan calon partner Anda. Kalaupun pada tahapam awal tidak mendapatkan respon, Anda bisa mengirimkan email follow up sampai maksimal sebanyak 3 kali. Jika memang sampai saat itu tetap tak ada balasan, maka sudah saatnya mencari target lain. Selain melalui email, anda juga bisa mencoba untuk gabung di grup dan forum yang sudah tersebar dimana-mana.

9. Menciptakan pola komunikasi yang personal

Menggunakan template untuk mengirim email dan sapaan ke calon partner bisnis memang sudah umum untuk dilakukan. Namun hal ini kurang dalam sentuhan personal. Padahal dalam membangun relasi awal, komunikasi yang personal sangat diperlukan untuk menunjukkan kesungguhan dan itikad baik. Selain itu, template juga sering terkena spam diberbagai platform email, ini akan membuat komunikasi yang anda tujukan tidak tersampaikan dengan baik.

Karena itu kalaupun Anda menggunakan email dengan template tertentu, usahakan memberikan beberapa sentuhan personal layaknya identitas perusahaan dan kalimat pengantarnya. Selain sentuhan personal, penting adanya untuk menunjukkan sisi benefit dalam kerjasama yang Anda tawarkan, sehingga pihak lain akan lebih tertarik untuk mengetahui lebih jauh.

10. Mengikuti guideline kontributor

Masih dalam rangka memenangkan hati calon partner bisnis, Anda disarankan untuk mengikuti guideline yang diberikan untuk kontributor.

Jika anda biasa melakukan guest post, umumnya tiap situs pasti memiliki guildeline bagi siapa saja yang ingin dimuat tulisannya ataupun bekerjasama dengan mereka. Guideline biasanya membahas mengenai ciri khas bahasa, jenis konten, hingga hal-hal yang tabu untuk dimasukkan.

Baca Juga: Cara Optimasi On Page Lengkap

Nah, ini kesempatan Anda untuk menunjukkan bahwa konten yang Anda miliki sejalan dengan guideline yang diberikan oleh mereka. Mereka akan bisa mengetahui bahwa konten yang Anda ciptakan orisinalitasnya murni.

11. Mengirimkan Press Release

Sebagai sebuah website yang dikelola secara profesional, tentu editorial plan menjadi salah satu rencana yang sudah biasa kamu lakukan, baik dengan menggunakan internal team atau melakukan kerjasama dengan jasa penulisan artikel seperti jawarakonten.

Nah konten editorial atau produk baru yang kamu publikasikan ini juga bisa kamu kirimkan kepada pemilik website lain sebagai press release. Pertama anda bisa mencari alamat email dari situs yang pembahasannya relevan dengan situs anda, lalu kirimkan konten editorial atau produk yang baru kamu publish kepada mereka. Jika informasi yang kamu bagikan bermanfaat, pemilik website lain biasanya akan menulisnya juga dan memberikan referensi kepada situs anda.

Memaksimalkan konten tautan

Selain memperhatikan masalah situs tautan dan pola komunikasi, strategi link building juga bisa dilakukan dengan memaksimalkan penyusunan konten. Berikut beberapa tipsnya:

12. Menggunakan metode link drop

Secara singkat link drop diartikan sebagai meletakkan link Anda secara eksplisit di konten orang lain. Selama ini banyak yang menghindari metode ini, karena dianggap terlalu kentara dan tidak menarik. Padahal link drop sebenarnya manjur dan efektif untuk menarik minat visitor.

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan link drop, yaitu dengan mencari artikel dari situs aktif dan menawarkan untuk meletakkan konten Anda di dalamnya.

Atau bisa juga dengan menemukan laman kadaluarsa yang sesuai dan menyisipkannya dengan konten Anda. Anda bisa menggunakan tools HARO dan Pitchbox untuk menemukan situs yang cocok. Jangan lupa untuk mengecek peringkat situs dan kesesuaian kontennya dengan backlink yang Anda letakkan.

13. Memvariasikan anchor text

Anchor text merupakan potongan teks dalam sebuah artikel yang berisi sebuah link dan bisa diklik. Biasanya anchor text ini ditandai oleh Google dengan warna biru ataupun garis bawah. Menggunakan anchor text merupakan salah satu cara tercepat untuk link building, namun Anda harus berhati-hati agar tak dilihat mencurigakan atau spam oleh algoritma Google.

Baca Juga: Penerapan Anchor Text dalam Link Building

Terlebih lagi jika Anda memiliki banyak konten yang menggunakan jenis anchor text yang sama. Karena itu susunlah anchor text dengan variatif dan jangan menggunakan jenis yang sama secara berulang. Cara ini akan dibaca oleh Google sebagai konten yang organic dan lebih mudah untuk mencapai peringkat yang baik.

14. Membuat artikel yang efektif

Perlu anda ketahui bahwa efektifitas sebuah konten tidak berbanding lurus dengan jumlah word atau katanya. Fokuslah pada penyusunan artikel yang padat, bukan yang dipenuhi dengan basa-basi. Karena Google memiliki algoritma yang tidak berdasar pada berapa banyak kata yang digunakan, namun enggagement yang berarti berkaitan dengan kualitas konten.

Utamakan menggunakan keyword yang sesuai dengan konten, agar visitor nyaman dalam membacanya. Juga selalu mengedepankan jenis artikel yang sesuai dengan kebutuhan dan tren.

15. Menciptakan konten yang berkualitas

Jangan pernah setengah hati dalam menciptakan konten backlink, sebab ini akan berimbas juga  pada kualitas situs yang Anda miliki. Susunlah konten dengan maksimal dan mengedepankan kualitasnya. Backlink yang disisipkan dalam konten berkualitas akan mendatangkan visitor organik, juga meningkatkan traffic dan engagement situs.

Itulah bahasan tentang 15 strategi link building terbaru. Jangan sungkan untuk mencobanya satu per satu untuk menemukan mana pola link building yang paling cocok dengan bisnis Anda!

jasa artikel jawarakonten

[TANYA JAWAB]

Apakah Backlink Masih Penting di Era SEO Modern ini?

Backlink masih memiliki peranan yang cukup penting, meskipun impact nya gak sebesar dulu, namun ini menjadi bukti bahwa situs kamu berhasil di vote oleh pemilik website lainnya dan dikategorikan sebagai situs dengan konten yang baik.

Apakah Kita Bisa Fokus di Konten Saja?

Sebenarnya ideal pengembangan website seperti itu, kita diminta untuk fokus pada kualitas konten saja, dan backlink atau rujuan akan diberikan pemilik website dengan sendirinya. Namun kita harus sadar bahwa backlink kini sudah menjadi salah satu komoditas, jadi kebiasaan web master untuk memberikan link secara cuma-cuma hampir mustahil. Akan jauh lebih maksimal jika anda juga melakukan strategi ini.

Bagaimana Kalau Fokus di Link Building dan Mengabaikan Kualitas Konten?

Ini adalah pertanyaan yang berbanding terbalik dengan fundamental pengelolaan website, jadi sudah pasti tidak akan berhasil.

Teknik SEO
Apa itu Google AMP? Cara Menggunakan AMP [+Keuntungan]
Teknik SEO
6 Cara Mendapatkan Backlink Dari Google
Editor's Choice
Tips SEO: 10 Faktor Penentu Rangking di Google
There are currently no comments.