Belajar Strategi Sosial Media Marketing

Social Media: Belajar Strategi Sosial Media Marketing

Anda perlu berinvestasi pada aset-aset yang akan mendatangkan keuntungan di masa yang akan datang. Aset yang kami maksud disini adalah sosial media dan tentu saja poros pemasaran Anda yaitu website. Dan mari kita mulai dengan sosial media marketing terlebih dahulu.

Jika Anda membaca materi kami sebelumnya yaitu memahami perilaku konsumen dan meningkatkan brand awareness, proses memahami dan mengimplementasikan belajar strategi sosial media marketing kali ini pasti akan lebih mudah.

cara meningkatkan brand awareness

Menurut Wikipedia, sosial media adalah saluran media dalam bentuk daring dimana penggunanya dapat dengan mudah untuk berinteraksi, berbagi, berpartiasipasi, serta membuat conten.

 

Pengertian Social Media Marketing Menurut Para Ahli

Neil Patel dalam websitenya menjelaskan bahwa pemasaran media sosial adalah serangkaian tahap yang dilalui untuk menciptakan konten yang sudah disesuaikan dengan platform media sosial individu atau perusahaan untuk mendorong keterlibatan.

Sedangkan Instopedi yang merupakan konsultant keuangan menjelaskan bahwa sosial media marketing adalah penggunaan situs web berbasis jejaring sosial untuk memasarkan produk dan layanan perusahaan.

Pemasaran media sosial adalah cara yang digunakan untuk menjangkau pelanggan baru, berinteraksi dengan pelanggan mereka, dan mempromosikan budaya, misi, atau citra yang ingin dibangun.

 

Apa itu Sosial Media Marketing?

Mungkin tanpa kami jelaskan, Anda sudah tahu apa itu sosial media marketing. Jika diartikan, social media marketing adalah salah satu cara memperkenalkan produk atau brand dengan memanfaatkan sosial media sebagai wadahnya.

Istilah yang satu ini biasanya identik dengan strategi atau bagaimana cara Anda mengelola sosial media sehingga memberikan efek yang positif untuk brand Anda. Salah satu hasilnya adalah kesadaran merek yang lebih baik.

 

Pentingnya Sosial Media Sebagai Media Pemasaran

Sebelum membahas lebih jauh mengenai materi belajar strategi sosial media marketing ini, perlukah kami menjelaskan seberapa besar pengaruhnya untuk bisnis Anda? apa memang benar-benar pentingnya pemasaran media sosial itu?

Kami rasa tidak perlu, karena kita semua memang tahu bahwa trend media sosial memiliki perkembangan yang sangat pesat.

Setiap orang memiliki sosial media, entah itu facebook, twitter atau instagram. Dan setiap harinya bisa dipastikan mereka selalu mengecek, tidak hanya sekali, bahkan untuk millenial dan generasi Z bisa dibilang sering.

Jika dimanfaatkan, tentu saja ini menjadi salah satu jalan mudah untuk mengenalkan produk Anda kepada para konsumen.

Kita tidak lagi harus beriklan di televisi untuk mengenalkan produk, cukup manfaatkan media sosial marketing, meskipun beriklan di tv tentu memiliki peluang untuk dikenal lebih banyak.

Maka dari itu, belajar social media marketing bisa menjadi salah satu langkah cerdas untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

 

Kegagalan dalam Pemasaran Sosial Media

Oke, kita sudah sepakat bahwa sosial media adalah platform yang cukup menjanjikan untuk sebuah usaha.

Yang menjadi pertanyaan sekarang, kenapa banyak pihak yang gagal dalam menggunakan sosial media? Kenapa itu bisa terjadi, dan apa yang bisa kita lakukan untuk mengindari hal tersebut? Mari kita cari tahu kesalahan mereka.

1. Memilih Platform yang Salah

Anda perlu tahu bahwa mereka yang menggunakan facebook dan mereka yang menggunakan instagram memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Misalnya instagram lebih kepada generasi millenial dan platform facebook lebih banyak usia 40 tahun keatas.

Kesalahan dalam memilih platform yang tepat inilah yang menjadi salah satu alasan kegagalan dalam pemasaran sosial media. Data yang sudah Anda miliki pada saat membangun avatar konsumen kemarin gunakan untuk menentukan platform yang paling sesuai dengan audiens Anda.

Atau anda juga bisa melakukan riset sendiri, yang caranya akan kami bahas dalam materi ini.

2. Tidak Konsisten

Kesalahan fatal dalam pemasaran sosial media yang kedua adalah tidak memiliki konsistensi atas strategi yang ia jalankan. Biasanya ini terkait sumberdaya yang ada, bisa budged yang tidak mencukupi atau kekurangan team internal.

Padahal kita semua tahu bahwa sosial media marketing tidak bisa dilakukan dalam satu atau dua hari. Hasil baru bisa kita rasakan setelah 6 sampai 12 bulan pengerjaan. Jika Anda memang kekurangan dalam team atau anggaran, sebaiknya gunakan strategi jangka panjang lainnya, SEO misalnya.

3. Tidak Menggunakan Data

Kita perlu suatu hal untuk dijadikan sebagai ukuran, dan dalam strategi sosial media marketing, data memegang peranan yang sangat penting. Manfaatkan semua data yang ada dimulai dari jumlah follower, seberapa banyak interaksinya, konten seperti apa yang mereka sukai, dan masih banyak lagi lainnya.

Gunakan hal tersebut untuk menyusun strategi atau menilai apakah yang Anda jalankan sudah sesuai dengan target Anda atau belum.

4. Tidak Memiliki Strategi

Ini biasanya sering terjadi pada startup atau UKM yang memang masih serba kekurangan, baik dalam SDM, informasi, dan juga pengalaman.

Setelah mereka membaca tutorial media sosial marketing, biasanya mereka akan langsung mempraktekan tanpa membuat rencana strategi yang matang.

Kedepan kami bisa menyarankan Anda untuk lebih memperhatikan strategi, lakukan riset, kumpulkan data, dan rancang strategi berdasarkan hal tersebut.

5. Konten yang Alakadarnya

Konten tetap menjadi salah satu hal yang sangat menentukan dari strategi sosial media marketing yang Anda jalankan. Luangkan sedikit waktu Anda untuk membuat konten yang menarik, atau jika Anda ingin praktis, Anda bisa menggunakan jasa konten instagram dari kami.

Usahkan selalu konsisten dalam menghadirkan konten sosial media Anda, misalkan gaya bahasa, karakter, atau hal lainnya. Ini nantinya akan sangat berpengaruh terhadap citra merek anda dimata pelanggan.

Itulah lima kesalahan mendasar yang biasa dilakukan mereka dalam menjalamkan strategi pemasaran media sosial. Silahkan perbaiki yang selama ini menjadi kesalahan Anda dan lanjut pada materi belajar social media marketing lainnya.

 

Aturan Strategi Online Marketing dengan Sosial Media

Sebagus apapun strategi yang Anda jalankan, sebanyak apapun anggaran yang Anda miliki untuk melakukan pemasaran, itu tidak akan berhasil jika Anda mengabaikan beberapa aturan yang akan kita bahas ini.

Beberapa aturan atau ilmu sosial media marketing ini kami rangkum untuk memastikan bahwa apa yang Anda jalankan tetap “on the track”. Ketahui Aturan strategi online marketing dengan sosial media berikut ini sebelum menjalankannya.

a. Value

Lebih baik Anda fokus pada satu bidang namun  hasilnya maksimal dari pada membuat banyak hal namun biasa-biasa saja.

Gunakan hasil analisa Anda dalam bab sebelumnya yaitu membangun avatar untuk mengerti apa yang diingin pelanggan Anda, dan hadirkan hal tersebut pada setiap koten Anda.

Jangan berorientasi pada kuantitas, tapi berorientasilah pada kualitas, dan kedepan cara Anda mengembangkan pemasaran media sosial akan lebih mudah.

b. Sabar dan Konsisten

Aturan yang kedua adalah kesabaran. Strategi ini bukanlah sesuatu yang hasilnya bisa Anda nikmati secara langsung, namun ini adalah strategi jangka panjang, dimana hasil penjualan baru bisa Anda nikmati setelah 6 bulan atau 1 tahun.

Coba terapkan strategi yang sudah Anda rancang kurang lebih selama 6 bulan, baru lihat bagaimana hasilnya untuk mengetahui strategi yang Anda jalankan berhasil atau tidak.

c. Lebih Banyak Mendengar

Aturan ini harus Anda lakukan sebelum merancang strategi, dan sebenarnya masih relate dengan materi kami sebelumnya yaitu avatar konsumen.

Cobalah untuk lebih banyak mendengarkan dan melihat mengenai konten yang disukai oleh pelanggan Anda, dan hadirkan pada setiap konten. Dengan begitu interaksi dengan audiens Anda akan jauh lebih baik dari sebelumnya.

d. Lebih banyak Berbagi

Anda harus mengetahui hukum timbal balik, jika Anda ingin mendapatkan suatu hal dari orang lain, Anda juga harus memberikan suatu hal untuk orang lain.

Anda boleh berharap strategi yang Anda jalankan akan dibagikan atau dibicarakan oleh audiens Anda, namun Anda juga harus melakukan begitu juga. Cobalah untuk berbagi kepada audiens Anda.

e. Buat Hubungan yang Lebih baik

Kami sering melihat sebuah akun sosial media perusahaan yang mengabaikan pertanyaan-pertanyaan dari audiens hanya karena mereka menganggap itu tidak penting dan tidak menimbulkan closing.

Anda tidak boleh mengabaikan orang yang ingin menjangkau Anda, selalu berikan respon positif untuk mereka yang sudah mau membuka obrolan di sosial media Anda.

 

Belajar Strategi Sosial Media Marketing Untuk Pemula

Dan kini saatnya Anda merencanakan strategi sosial media marketin Anda, dengan road map yang jelas akan membantu Anda lebih mudah dalam memaksimalkan semua potensi yang Anda miliki.

Semua langkah dalam strategi online marketing dengan sosial media ini sudah kami rangcang sedemikian rupa agar Anda lebih mudah diterapkan.

1. Tetapkan Tujuan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menetapkan tujuan yang lebih spesifik atas strategi yang akan Anda jalankan.

Menetapkan tujuan yang lebih spesifik ini penting agar Anda bisa merencanakan dengan tepat terkait beberapa hal yang akan dilakukan seperti pembuatan content marketing dan lain sebagainya. Selain itu tujuan yang spesifik juga akan mempermudah dalam penilaian kinerja.

Masih bingung mengenai tujuan pemasaran sosial media yang kami maksud?

Contoh tujuan disini seperti menjangkau lebih banyak follower, membangun image perusahaan, meningkatkan penjualan, dan sebagainya.

Lihat sosial media Anda, dan tentukan tujuan yang akan Anda jalankan. Jika Anda baru saja akan memulai semuanya dari nol, tujuan yang paling relevan mungkin seperti ini:

  • Menjangkau Lebih Banyak Follower: ini penting, agar apa yang Anda bagikan melalui sosial media nanti diketahui oleh audines Anda. Tanpa follower, tentu saja strategi content marketing yang akan Anda jalakan tidak akan akan ada hasilnya.
  • Membangun Image Brand: Setelah Anda memiliki follower, Anda bisa memulai untuk meningkatkan brand awareness. Pada tahap ini, content marketing akan sangat menentukan sukses atau tidaknya goals Anda.
  • Meningkatkan Penjualan: setelah image brand sudah terbentuk, tentu saja audiens sudah memiliki kepercayaan terhadap produk Anda. Anda bisa mulai meningkatkan penjualan sembari terus mempertahankan apa yang sudah Anda miliki.

Itu hanya beberapa contoh dari tujuan yang bisa  Anda jalankan saja, dalam prakteknya nanti Anda bisa melakukan improvisasi sesuai dengan kebutuhan Anda, atau mengubah tujuan satu ke tujuan lainnya ketika dirasa udah cukup.

2. Menentukan Sosial Media

Sosial media apa yang akan Anda gunakan untuk melakukan pemasaran? Apakah itu facebook, Instagram, Twitter, Line, Pinterest, atau semuanya?

Logika sederhananya memang semakin banyak sosial media akan semakin bagus karena mampu menjangkau lebih banyak audiens.

Tapi Anda juga harus ingat bahwa strategi sosial media marketing ini juga memerlukan biaya, semakin banyak sosial media yang digunakan, akan berbanding lurus dengan anggaran yang harus Anda keluarkan.

Biaya-biaya yang kami maksud tersebut seperti biaya content marketing, biaya admin untuk handle sosial media, biasa desain, dan masih banyak lagi lainnya.

Jika anggaran Anda memungkinkan untuk menjangkau semua sosial media, tentu ini bukan sebuah masalah. Tapi jika ternyata anggaran tidak mencukupi, akan lebih baik jika Anda memilih sosial media yang paling banyak digunakan oleh audiens Anda.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara menentukan sasaran pasar dalam pemasaran melalui media sosial?

Salah satu cara yang bisa Anda gunakan untuk menentukan sosial media yang paling cocok untuk bisnis adalah dengan melakukan riset atau menggunakan data yang sudah ada.

Lakukan riset jika Anda menginginkan hasil yang akurat dan mendalam, namun jika Anda menginginkan suatu yang lebih simple, Anda bisa menggunakan data-data dari pihak lain.

 

a. Riset Teknik Bulls Eye

Justin Mares dan Gabriel Weinberg memperkenalkan sebuah cara yang bisa digunakan untuk menentukan platform media sosial yang paling tepat yaitu teknik Bulls Eye dimana teknik ini nanti akan menghasilkan satu media sosial yang paling efektif untuk pemasaran digital Anda.

Anda bisa menggunakan Bulls Eeye sebagai salah satu cara menentukan sasaran pasar dalam pemasaran melalui media sosial yang paling efektif. Kurang lebih, inti dari teknik Bulls Eye seperti ini:

  • Brainstorming: ini adalah langkah awal dimana Anda harus mengumpulkan semua media sosial yang ada dimulai dari facebook, LINE, Instagram, Twitter, Pinterest, Linkedin, dan lain sebagainya. Dalam tahap ini Anda juga bisa menuliskan beberapa hal menarik atau ide yang mungkin bisa diterakan. Gunakan itu sebagai cara untuk menemukan hipotensis atau dugaan mengenai media sosial yang paling sesuai dengan bisnis Anda.
  • Rank: tahap kedua Anda harus mengelompokan semua media sosial dengan tiga level yang berbeda yaitu Inner Circle, Potencial, dan Long short. Kelompok Inner Circle berisi tiga media sosial yang paling baik, yang menjadi perhatian adalah banyak ide yang bisa dilakukan dengan hal tersebut. Kelompok potential adalah media sosial yang secara ide tidak sebanyak Inner Circle, dan yang terakhir Longshot yaitu media sosial membutuhkan waktu terlalu lama.
  • Priorotize: Gunakan media sosial yang ada di kelompok Inner Circle yang jumlahnya ada tiga yang nantinya akan kita tes. 3 adalah pilihan yang ideal, karena dengan begitu kita juga akan tahu media lain yang mungkin akan akan menarik untuk digunakan. Kedepan Anda bisa menentukan apakah menggunakan satu media sosial, dua, atau bahkan ketiga-tiganya.
  • Tes: Uji tiga media sosial tersebut, dan pilih satu media sosial yang nantinya akan kita gunakan sebagai media utama yang paling dimaksimalkan. Hasil dari tes ini bisa Anda gunakan untuk menentukan apakah hipotesis yang telah Anda buat diawal tadi benar-benar akurat.
  • Fokus On: menggunakan media sosial tersebut sebagai fokus utama dari pada media sosial lain.

Jika Anda masih bingung dengan hal ini, Anda bisa bertanya melalui kolom komentar.

 

b. Menggunakan Data yang Sudah ada

Cara selanjutnya untuk menentukan media sosial paling cocok untuk bisnis adalah dengan memanfaatkan data dari hasil riset yang dilakukan oleh beberapa pihak.

Ini adalah cara yang paling mudah dan tidak membutuhkan banyak anggaran, namun sayangnya tidak semua data yang ada butuhkan tersedia.

Salah satu data penggunaan sosial media di Indonesia yang bisa Anda gunakan adalah milik Statcounter seperti yang bisa Anda lihat dibawah ini.

Dari data diatas Anda bisa melihat bahwa sosial media yang paling banyak digunakan di Indonesia pada tahun 2019 adalah Facebook dengan angka sebesar 49,44%, disusul oleh Twitter sebesar 15,92%, Yuotube sebanyak 13.11%, Instagram sebanyak 11.44%, Pinterest sebanyak 8.92%, dan terkahir Reddit sebanyak 0.36%.

Namun sayangnya ini adalah data secara global, dimana pengguna tidak dimetakan kedalam beberapa kategori seperti jenis kelamin, umur, minat dan lain sebagainya.

Pihak lain yang menerbitkan data pengguna sosial media yang dimetakan dalam berbagai umur adalah Statista, ini adalah data pengguna sosial media di Indonesia pada tahun 2016.

belajar strategi sosial media marketing (2)Dari data diatas bisa kita lihat bahwa orang di Indonesia dengan umur 16 sampai 35 tahun paling banyak menggunakan Facebook, disusul oleh Instagram, Twitter, dan Google+ (Google plus sudah tutup pada bulan april 2019).

Namun apakah Facebook menjadi media sosial paling bagus untuk bisnis Anda? belum tentu, kami menyarankan untuk memilih tiga media sosial paling banyak untuk Anda tes dan bandingkan terlebih dahulu.

Data terbaru lainnya yang bisa Anda gunakan adalah milik NapoleonCat yang memperlihatkan pengguna sosial media dimana penguna Facebook dan penguna instagram di Indonesia tahun 2018 yang dikategorikan berdasarkan umur seperti dibawah ini:

data pengguna instagram di Indonesia tahun 2018

3. Jangkau Lebih Banyak Audiens

Apapun tujuan dari strategi sosial media marketing yang Anda jalankan, menjangkau lebih banyak audiens tentu saja memberikan hal positif untuk bisnis Anda.

Buat audiens agar mau menjadi follower sosial media bisnis Anda.

Jika sosial media saat ini belum memiliki pengikut sama sekali, salah satu cara untuk mendapatkan follower adalah dengan menggunakan iklan seperti facebook ads, instagram ads, dan lain sebagainya.

a. Contoh Promosi di Media Sosial

Jika Anda ingin menggunakan iklan untuk menjangkau lebih banyak audiens, ini adalah langkah yang tepat. Namun sebelumnya Anda harus tahu contoh promosi media sosial yang bagus dan menarik pelanggan.

Sebagai contoh, Anda bisa melihat gimana tiketdotcom membuat campaign yang menurut kami benar-benar menarik dan sesuai dengan target audiens.

Seperti yang kita ketahui bahwa hampir sebagain besar audiens tiketdotcom adalah anak muda, dan itu artinya apa yang mereka lakukan adalah untuk generasi ini.

Coba perhatikan gambar diatas, caption dibuat sesuai dengan target audiens, lalu baru menawarkan produk yang menjadi andalan mereka. Tidak hanya itu, iklan juga harus memiliki desain visual yang menarik.

Selain model seperti ini, Anda juga bisa menggunakan konten iklan lain, misalnya langsung memperkenalkan produk dan sebagainya.

 

Selain itu Anda juga bisa menggunakan influencer untuk mengenal produk Anda, dengan begitu mereka akan mencari akun media sosial Anda dan mengikutinya.

Tanpa adanya pengikut, Anda tidak bisa lanjut pada step yang selanjutnya, karena sebaik apapun konten yang Anda buat, jika audiens Anda tidak bisa menemukan, tentu saja akan percuma.

Jika sosial media Anda sudah memiliki pengikut, update konten rutin juga bisa mendatang follower secara organik.

4. Memilih Kepribadian Sosial Media

Memilih kepribadian atas sosial media yang akan Anda bangun itu penting, selain terlihat konsisten dan profesional, kepribadian juga akan membantu Anda dalam pembuatan konten.

Tentukan kepribadian media sosial Anda berdasarkan target audiens Anda, mulai dari umur, gender, minat, dan lain sebagainya. Beberapa kepribadian yang bisa Anda gunakan seperti humoris, berwibawa, ramah, dan lain sebagainya.

5. Merencanakan Content Marketing

Anda sudah mentapkan tujuan, sudah memilih platform yang tepat, kepribadian juga sudah ditentukan, kini saatnya Anda membuat konten untuk mensukseskan tujuan Anda.

Sama seperti website, konten media sosial sangat menentukan kesuksan tujuan yang sudah Anda tetapkan. Bahkan konten juga bisa membuat follower yang sudah Anda miliki memutuskan untuk unfollow.

Lalu bagaimana cara membuat conten marketing sosial media yang bagus? Beberapa hal hampir sama dengan content marketing pada umumnya, yaitu membuat konten yang relevan dan menarik sesuai dengan target Anda.

Namun jika Anda sudah menaikan target menjadi meningkatkan penjualan, sebaiknya dalam konten Anda tidak selalu menghadirkan konten berjualan, namun ada konten selingan untuk audiens Anda.

Yang bisa menjadi indikasi bahwa konten yang Anda buat menarik adalah jumlah interaksi yang dilakukan oleh audiens Anda. Beberapa interaksi yang kami maksud disini seperti like, coment, dan juga share.

a. Rekomendasi Konten Sosial Media

Beberapa konten yang bisa Anda buat mensukseskan strategi sosial media marketing kali ini seperti:

  • konten list atau daftar top.
  • why post; konten yang menjelaskan mengapa.
  • panduan atau tutorial.
  • Konten penjelasan seperti kenapa dan sebagainya.

Oh ya, jangan lupa untuk memberikan hastag yang sesuai dengan audiens atau konten yang Anda buat. Ini juga bisa Anda gunakan untuk menjangkau lebih banyak audines yang posisinya masih belum menjadi follower Anda.

Untuk spembahasan yang lebih lengkap terkait content marketing anda bisa mempelajarinya disini: Belajar Membuat Strategi Content Marketing yang Bagus. Selain itu, jika anda menggunakan strategi iklan untuk pendistribusian konten, untuk facebook anda bisa memanfaatkan fitur Split Test Facebook ADS yang pembahasannya bisa anda baca melalui link tersebut.

 

6. Mengatur Jadwal Posting

Perlu Anda ketahui bahwa waktu posting sangat menentukan apakah sosial media yang Anda bangun berhasil atau tidak. Jika Anda terlalu sering melakukan posting konten, orang akan bosan dan pada akhirnya unfollow akun Anda. Namun jika Anda jarang posting, orang juga akan mengira sosial media Anda sudah tidak aktif.

Tentukan jadwal posting yang paling sesuai dengan audiens Anda, beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait mengatur jadwal posting ini seperti seberapa banyak konten perhari dan kapan waktu yang tepat.

7. Gunakan Alat Ukur yang Jelas

Anda harus memiliki alat ukur yang jelas untuk mengetahui apakah optimasi media sosial yang Anda lakukan sudah sesuai dengan tujuan Anda atau belum. Hal ini sangat penting karena nantinya bisa digunakan untuk mengevalusi beberapa strategi sosial media marketing yang kurang bermanfaat, salah satunya terkait konten marketing.

Kami memiliki 4 rekomendasi alat ukur yang bisa Anda gunakan untuk menentukan apakah pengoptimalan media sosial sudah maksimal atau belum. Berikut tiga alat ukur tersebut:

  • Reach: ini adalah banyaknya follower yang melihat konten media sosial Anda.
  • Engagement: lihat seberapa banyak interaksi dari sosial media atau konten yang Anda buat.
  • Performa Hastag: lihat sejauh mana hastag yang Anda gunakan berhasil menjaring lebih banyak audiens yang belum menjadi followe Anda.
  • Follower: jumlah followe juga bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah strategi yang Anda gunakan berhasil atau belum. Secara garis besar, jika follower Anda bertambah, itu bisa dikatakan berhasil, namun jika sebaliknya, Anda harus melakukan evaluasi.

8. Evaluasi Strategi

Dan yang terakhir adalah mengevaluasi semua strategi sosial media marketing yang sudah Anda jalankan. Ini penting untuk mengetahui mana yang harus Anda pertahankan, mana yang harus di tingkatkan, dan mana yang harus dihilangkan.

Jika hasil evaluasi menunjukan hasil yang maksimal, Anda bisa lanjut untuk menentukan tujuan lainnya yang lebih besar. Namun jika tujuan Anda belum tercapai, Anda bisa menentukan bagian mana yang harus dimaksimalkan atau dihilangkan.

Kesimpulan

Sosial media memang bisa Anda gunakan untuk menjangkau dan berinteraksi dengan konsumen, itu artinya strategi ini memang cukup efektif untuk bisnis anda.

Banyak pihak yang menggunakan strategi ini, beberapa pihak berhasil, namun tidak sedikit juga yang gagal.

Tercapai atau tidaknya tujuan Anda sangat bergantung dari kepintaran Anda meracik strategi. Materi belajar strategi sosial media marketing disini adalah bagian dasar-dasarnya saja, untuk hal yang lebih spesifik Anda harus menggalinya lebih lagi.

Namun Anda harus ingat bahwa hasil baru Anda rasakan setelah 6 bulan atau 1 tahun, karena memang strategi sosial media marketing masuk kedalam investasi jangka panjang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add Comment *

Name *

Email *

Website *