Jawarakonten Penyedia layanan dan produk terkait digital marketing, utamanya pasa jasa penulisan artikel untuk strategi content marketing.

Apa itu Writer’s Block? 7 Cara Ampuh Atasi Writer Block

2 min read

cara mengatasi writer block

Salah satu kondisi yang sering di alami penulis artikel lepas ketika membuat karya adalah writer block. Biasanya hal ini terjadi karena sudah terlalu banyaknya karya yang dibuat, dan penulis tidak ingin menghasilkan karya seperti yang sudah-sudah.

Namun, sudahkah anda tahu mengenai pengertian writers block? berikut kami ulas pengertian dan cara atasi writer’s block.

Apa itu Writer’s Block?

Writer’S block adalah sebuah kondisi dimana Anda mengalami kebuntuan atau kesulitan dalam menulis, bahkan hingga sulit menemukan gagasan baru yang hendak ditulis. Hal demikian terjadi oleh beberapa sebab. Biasanya dikarenakan orang tersebut kurang imajinasi, kurang kreativitas, takut kalau karyanya jelek, hingga si penulis kurang menikmati proses menulisnya.

Setiap penulis normal mengalami hal yang namanya writer block. Entah itu penulis pemula hingga penulis besar seperti JK Rowling. Jangan berkecil hati, bukan berarti Anda yang mengalami kendala semacam ini akan selamanya terus seperti ‘ini’. Karena itu lah artikel ini ditulis.

7 Cara Mengatasi Writer Block

Sering merasakan hal diatas? dan anda ingin tahu bagaimana cara mengatasi writer block? Berikut beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mengobati penyakit setiap penulis ini.

1. Menulis tanpa memedulikan apapun

Cara mengatasi writer block yang pertama adalah menulislah dengan bebas. Jangan pedulikan hasilnya jelek, jangan pedulikan omongan orang lain, dan jangan pedulikan apa itu EYD atau PUBEI. Menulislah hanya untuk menulis.

Nikmati gerak pena atau ketika jari-jari menekan tombol keyboard. Jangan pedulikan yang lain. Tidak usah perhatikan penempatan tanda baca, spasi antara ‘di’ dengan sandangannya, besar huruf kecil, kata-kata baku, dan hal-hal lainnya. Menulislah seperti kalian berkirim pesan dengan teman-teman kalian.

2. Membaca

Ketika writer block menyerang, biasanya itu disebabkan oleh kurangnya bacaan. Ingatlah, menulis dan membaca adalah dua hal yang beririrangan. Seperti perumpamaan hidup, makan adalah kegiatan membaca, dan kotoran adalah tulisannya.

Saat pikiran sedang macet, coba baca beberapa artikel, kurang lebih 10 menit. Setelah itu, pikiran akan lancar kembali. Melalui membaca, kita bisa mendapatkan banyak ide baru yang hendak ditulis.

3. Ganti posisi menulis

Saat Anda menulis dengan posisi duduk, dan pikiran terasa macet total, maka gantilah posisi menjadi hal-hal yang membuat Anda nyaman. Setiap penulis memiliki kenyamanan menulisnya sendiri. Atau Anda bisa mencoba meniru cara Hemingway menulis.

Beliau menulis dengan posisi berdiri, yang tentu saja tampak aneh karena gayanya itu berbeda dengan kita yang kebanyakan menulis dengan duduk. Namun, untuk kenyamanan sendiri, Saya lebih nyaman menulis dengan tidur. Dan Saya akui pikiran menjadi lebih lancar saat menulis dengan posisi yang nyaman seperti itu.

Bagaimana dengan kalian? Jika bosan duduk, maka berdiri, kalau bosan berdiri, tidurlah, berbaringlah, kalau bosan tidur, duduk lagi, dan seterusnya.

4. Membuat kerangka

Cara mengatasi writer block yang keempat adalah dengan menulis kerangka, Anda tidak perlu menulis keseluruhan tulisan. Tapi hanya poin-poin penting saja.

Setelah menulis poin-poin penting, nantinya saat otak mendukung kegiatan menulis lagi, Anda bisa melanjutkannya dengan melihat kerangka-kerangka yang sudah Anda tulis.

5. Mengetahui penyebab Anda writer block

Jika penyebabnya karena opini orang lain, belajarlah untuk abai. Kalau penyebabnya karena hasil yang takut jelek, maka ingatlah, masih ada waktu untuk memperbaiki tulisan kalian setelah karya Anda selesai.

Atau penyebab lainnya seperti Anda kurang menikmati menulis, cobalah untuk menemukan kesenagan baru saat Anda berhasil mengotori ‘putih’ dengan ‘hitam’ di suatu objek.

Dan jika Anda kurang imajinasi dalam menulis, tontonlah film fiksi. Lihat bagaimana gilanya film fiksi berimajinasi.

6. Menentukan waktu yang tepat

Tiap orang berbeda-beda tentang kapan waktu terbaik bagi mereka untuk menulis artikel. Banyak yang menyarankan di waktu pagi. Seperti Haruki Murakami yang rela setiap hari bangun jam 4 pagi untuk menulis.

Atau malam hari, di waktu yang banyak orang gunakan untuk menutup mata berjamaah. Kapanpun itu, temukan waktu terbaik kalian.

7. Mengganti tempat menulis

Apakah Anda menulis di Laptop? Lalu merasa stuck di tengah-tengah tulisan? Cobalah mengganti media tulis kalian. Jangan lagi di Laptop, tapi di buku tulis. Mengganti media yang digunakan untuk menulis memang menjadi salah satu cara ampuh untuk menghilangkan kebuntuan ketika menulis.

Berikut 7 cara mengatasi writes block ketika membuat karya tulis. Writer block memang penyakit setiap penulis, untuk mengobatinya, kalian harus bisa melawan. Bukan diam dan membiarkan. Layaknya virus, jangan biarkan dia menggerogoti kesehatan menulis kalian sampai kalian mati.

Baca juga artikel menarik kami lainnya seperti cara membuat press release atau konten lainnya di kategori Panduan Teknik Menulis

Jawarakonten Penyedia layanan dan produk terkait digital marketing, utamanya pasa jasa penulisan artikel untuk strategi content marketing.

Hak Cipta Dilindungi oleh undang-undang © 2020 jawarakonten.com

Powered by WordPress