strategi Word of Mouth Marketing

Strategi Word of Mouth Marketing Akan Tetap Penting #Ever

Stretagi pemasaran boleh berubah, namun Anda harus tahu bahwa ada beberapa hal yang tidak berubah dan tetap memiliki pengaruh yang kuat, salah satunya Word of mouth (WOM) marketing.

Kami berani mengatakan bahwa pemasaran dari mulut ke mulut adalah metode yang sampai sekarang masih efektif dan terbukti mampu membawa dampak luar biasa bagi bisnis kita.

Pada tanggal 10 Juli 2019, kata kunci jasa penulis artikel yang kami target memang belum berada pada halaman satu. Namun kami bisa bertahan dan terus mendapatkan orderan dari pelanggan.

WOM marketing

Jika Anda baru saja mengembangkan bisnis, ada baiknya Anda belajar lebih banyak tentang strategi Word of mouth.

 

Apa itu Word of mouth marketing (WOM)?

Word of mouth dalam dunia marketing adalah bagaimana suatu produk, jasa atau layanan diperbincangkan oleh orang diluar perusahaan secara spontan, baik mengenai kepuasan atau ketidakpuasan menggunakan produk tersebut.

WOM sebenarnya merupakan strategi pemasaran yang sangat erat dengan budaya kita, orang Indonesia, khususnya budaya Jawa. Word of mouth artinya dari mulut ke mulut atau getok tular dalam bahasa Jawa.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Feedback dari Pelanggan

Keterlibatan pengguna yang spontan dan tak dibayar ini memang lazim dalam aktivitas pemasaran dari mulut kemulut. Mereka secara sukarela dan senang hati membicarakan produk Anda kepada orang lain.

Biasanya mereka adalah pelanggan yang memiliki tingkat kepuasan (customer satisfaction) yang tinggi terhadap produk Anda.

Dan sebenarnya mereka adalah aset yang harus Anda jaga, karena banyak orang yang menganggap wom ini adalah strategi pemasaran berbiaya rendah atau malah tak berbiaya sama sekali dengan efek begitu kuat.

Mereka itu siapa? Yaitu Independent Marketer sekaligus pelanggan Anda yang mau merekomendasikan produk kepada orang lain.

 

Independent Marketer Sebagai Pelaku WOM

Ada lagi jenis marketer tak langsung atau pelaku WOM. Mereka sama sekali tak berhubungan dengan perusahaan pembuat produk atau penyedia jasa dan layanan yang dipromosikannya.

Seperti yang sudah kami katakan, mereka benar-benar pelanggan yang puas, yang memiliki customer satisfaction tinggi yang kikta kategorikan sebagai Independent Marketer.

Contohnya seseorang yang membeli produk di sebuah toko swalayan. Dia sangat puas dengan produk tersebut, lalu bercerita pada temannya di facebook, twitter atau instagram.

Dan teman-temannya atau pembaca lainnya ikutan tertarik dengan produk tersebut, karena dia tergolong influencer di antara teman-temannya, Secara tidak langsung dia sudah melakukan pemasaran dari mulut ke mulut.

Begitu juga ketika seorang gamer yang merasa puas dengan suatu produk gaming.

Dia lalu menceritakan kehebatan produk tersebut di blognya. Karena dia terkenal hebat di dunia gaming, banyak yang mempercayainya dan ikut memainkan game tersebut. Teman-temannya tak peduli siapa perusahaan pembuat game itu.

Mereka hanya percaya pada temannya yang jago gaming tadi.

Maka secara tidak langsung anak itu telah menjalankan pemasaran jenis ini, karena sebagai influencer dia telah membuat orang-orang mengikutinya memainkan produk game tersebut.

Jika Anda mengetahui tentang mereka, ada baiknya Anda menjaga loyalitas mereka, karena bagaimanapun mereka adalah orang yang dengan senang hati membantu memasarkan produk Anda secara sukarela.

 

Posisi WOM dalam Strategi Pemasaran Ideal

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa posisi WOM  sangat penting dalam bekembangnya sebuah usaha.

Masyarakat sudah bosan dan muak dengan narasi promo massal di televisi, laptop, tablet, i-phone, smartphone, atau media online.

Promosi itu diangap mengganggu dan mengurangi kenyamanan. Apalagi banyak perusahaan memasarkan produk melalui iklan yang tak jujur dengan berbagai kilahnya masing-masing.

Mereka mengalihkan kepercayaan tersebut kepada orang yang mereka percayai secara pribadi.

Jika mereka ingin memakai produk, jasa atau layanan dari perusahaan tertentu, mereka akan mencari informasi tentang produk, jasa dan layanan tersebut kepada teman-teman, saudara dan koleganya atau influencer yang lebih mereka percayai.

Dengan fakta-fakta ini, strategi word of mouth menjadi pilihan yang lebih masuk akal bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha.

 

Strategi Menjalankan Word of Mouth Marketing

Sebenernya WOM memiliki cara kerja yang hampir sama dengan influencer marketing, namun bedanya orang yang melakukan bukan datang dari keinginan perusahaan yaitu keinginan pelanggan sendiri.

Pemasaran dari mulut ke mulut adalah buah hasil dari layanan yang Anda hadirkan. Jika pelanggan Anda berbicara mengenai kebaikan produk Anda, maka ini akan menjadi nilai positif untuk perusahaan dan sebaliknya.

Ini adalah model pemasaran yang terjadi secara natural, dan sulit untuk Anda arahkan.

Meskipun begitu, Anda bisa melakukan beberapa hal agar WOM bisa terjadi pada bisnis Anda.

1. Produk Berkualitas

Anda bisa saja dapat simpatik dari para pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan produk dengan harga murah. Namun apakah ini baik untuk bisnis Anda?

Bermain harga tidak selamanya baik untuk bisnis Anda. Dari pada bermain pada harga, Anda bisa melakukan peningkatan pada kualitas produk Anda.

Kembali kami sampaikan bahwa WOM dilakukan oleh pelanggan yang memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap produk Anda.

Hal ini relate dengan contoh percakapan yang kami sampaikan diatas, orang yang menyarankan jawarakonten adalah pihak yang merasa puas dengan layanan kami.

Maka dari itu, mulailah untuk menghadirkan produk yang bagus.

Untuk menghadirkan produk yang bagus, Anda harus lebih banyak mendengar keinginan konsumen. Jika Anda sudah tahu terapkan pada produk Anda.

2. Custumer Service yang Mudah di Jangkau

Produk yang bagus saja tidak cukup, Anda juga harus membuat bisnis Anda lebih mudah untuk dijangkau konsumen, salah satunya dengan menyediakan saluran custumer service yang mudah dijangkau.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, bisa menggunakan sosial media atau saluran whatsaap seperti yang kami lakukan.

Dengan begitu, pelanggan akan lebih mudah dalam menghubungi Anda ketika akan memberikan saran atau bertanya mengenai produk Anda.

3. Bangun Hubungan Personal

Strategi word of mouth marketing yang selanjutnya adalah dengan membangun hubungan baik kepada pelanggan. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya merespon dengan cepat setiap pertanyaan yang mereka ajukan.

Tidak hanya itu, menjaga hubungan personal juga bisa dilakukan dengan cara memberikan bonus atau memenuhi permintaan pelanggan.

Misalkan pelanggan Anda menginginkan produk dengan kriteria A, ketika Anda berhasil mewujudkan keinginan tersebut, maka mereka akan terkesan dan dengan sendirinya mereka akan merekomendasikan kepada orang lain.

4. Manfaatkan Sosial Media

Sosial media adalah cara yang ampuh untuk melakukan pemasaran, begitu juga dengan WOM. Anda bisa memanfaatkan sosial media untuk banyak hal, seperti memberikan ucapan terimakasih dengan men-tag pelanggan Anda, dan masih banyak lagi lainnya.

 

Bagaimana Membina Hubungan dengan Pelaku WOM Strategy?

Pelaku strategi word of mouth marketing sebaiknya dijaga dengan baik dan hubungan dengan mereka dijaga kualitas dan kuantitasnya. Ketika mereka berbelanja atau menyewa jasa dan pelayanan, perusahaan memberikan segala yang terbaik dan memuaskan pada mereka.

Sehingga mereka dengan antusias menceritakan semua hal baik dan memuaskan yang mereka terima dari perusahaan kepada sanak saudara, tetangga, para sahabat dan kolega mereka.

  • Pertahankan Kualitas

Pelanggan anda sudah tahu kualitas dari produk anda, selanjutnya anda harus menjaga kualitas tersebut agar selalu sama dan tidak mengecewakan mereka. Ini penting agar hubungan timbal balik tersebut akan tetap ada.

  • Dahulukan Mereka

Seiring dengan berhasilnya pemasaran dari mulut ke mulut yang anda jalankan, sudah menjadi otomatis, transaksi yang terjadi kepada anda akan mengalami peningkatan.

Pastikan anda bisa melayani semua transaksi yang masuk, jika memang anda kesulitan untuk melayani semuanya, lebih baik anda melayani pelanggan lama terlebih dahulu yang selama ini sudah percaya kepada anda.

  • Menjalin Komunikasi yang baik

Menjalin komunikasi yang baik dan akrab dengan customer (pelanggan), sangat disarankan. Komunikasi yang baik tak mesti bertemu setiap hari, tapi cukup dengan sapaan di telpon, SMS, email, atau media sosial seperti facebook, twitter, instagram, line, path dan sebagainya.

Sebuah sapaan kecil tentang sarapan, cuaca, harga-harga dan semacamnya, akan sangat berarti bagi mereka.

  • Dengarkan keluhan dan kritik mereka

Jangan pernah menunjukkan ekspresi kesal atau marah kalau mereka complain (mengeluh) atau mengritik. Adalah lebih baik dikritik dan diberikan solusi, daripada ditinggal pergi karena mereka tak suka dengan respon Anda.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Brand Awareness

Strategi word of mouth marketing bukanlah suatu hal yang bisa Anda dapatkan sacara instant dan mudah. Anda bisa saja membayar orang untuk menyebarkan produk Anda, namun efek dari hal tersebut tidak sebesar pemasaran dari mulut ke mulut.

Kunci dalam menjalankan strategi ini adalah fokus kepada produk dan layanan yang Anda hadirkan. Jika hal ini sudah Anda penuhi, WOM akan terjadi dengan sendirinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add Comment *

Name *

Email *

Website *